KONSTRUKSI NILAI NASIONALISME DI LINGKUNGAN DAYAH THALIBUL HUDA BAYU LAMCOT ACEH BESAR | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    NULL

KONSTRUKSI NILAI NASIONALISME DI LINGKUNGAN DAYAH THALIBUL HUDA BAYU LAMCOT ACEH BESAR


Pengarang

Maqfirah - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

1706101010016

Fakultas & Prodi

Fakultas KIP / Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (S1) / PDDIKTI : 87205

Penerbit

Banda Aceh : Universitas Syiah Kuala., 2021

Bahasa

Indonesia

No Classification

320.54

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Penelitian ini berjudul: “Konstruksi Nilai Nasionalisme di lingkungan Dayah
Thalibul Huda Bayu Lamcot Aceh Besar. Nasionalisme merupakan Paham
Kebangsaan yang terkait dengan kesetiaan warga Negara kepada bangsanya.
Penelitian ini bertujuan mengetahui: (1) konstruksi nilai Nasionalisme ditinjau dari
kurikulum di Dayah, (2) konstruksi nilai nasionalisme ditinjau dari keteladanan guru
di Dayah, (3) Kendala yang dihadapi dalam mengkonstruksikan nilai nasionalisme.
penelitian ini tergolong kedalam jenis penelitian deskriptif dengan pendekatan
kualitatif, sedangkan instrumen pengumpulan data menggunakan wawancara
mendalam dan kuisioner untuk mendapatkan data di lapangan. Informan dalam
penelitian ini berjumlah 1 (satu) orang Tengku sekaligus pengurus dan 13 (tiga belas)
orang santri. Lokasi Penelitian terletak di Dayah Thalibul Huda. Hasil penelitian ini
menunjukkan bahwa: (1) Adanya pengamalan terhadap nilai nasionalisme dalam
kegiatan sehari-hari seperti gotong royong bersama, shalat berjamaah dan pengibaran
bendera merah putih pada 17 agustus 1945. terdapat perintah dalam kitab tafsir yang
dipelajari oleh para santri yang dijalankan, diantaranya anjuran “untuk menaati ulil
amri diantara kamu”. yang merupakan pemimpin-pemimpin diantara kamu, anjuran
bahwa allah telah menciptakan manusia bersuku-suku dan berbangsa-bangsa agar
saling mengenal dan sebagai anugerah dari tuhan yang maha esa, selain itu terdapat
program PKPPS (program kesetaraan pondok pesantren salafiyah) yang menambah
pengetahuan santri akan pemahaman bela negara dan kewajiban bagi setiap warga
negara, Melalui organisasi HUDA yang memberikan kebermanfaatan sebesar-
besarnya bagi umat dan masyarakat. (2) Konstruksi Nasionalisme melalui
keteladanan guru bahwa tata cara berpakaian tengku yang menjadi contoh bagi para
santri. brand-brand yang dipakai seperti kain sarung bermerek ija kroeng yang
merupakan produk asli daerah aceh, baju koko dan gamis, sandal bermerek bata, Peci
yang berlogokan pintu aceh yang mengisyaratkan kebanggaan menjadi bagian dari
cirri khas bangsa, meja dan kursi yang terdapat di dalam ruang dewan guru yang
berasal dari tempahan khas jepara membuktikan bahwa adanya upaya lingkungan
dayah dalam mendukung produk lokal karya masyarakat daerah (3) Kendala yang
dihadapi adalah kurangnya prasarana buku penunjang, terdapat beberapa santri yang
tidak mau mendengar dan mengulang kembali materi pembelajan yang sudah
disampaikan.

Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK