KENDALA-KENDALA YANG DIHADAPI GURU IPS DALAM MELAKSANAKAN KURIKULUM TINGKAT SATUAN PENDIDIKAN (KTSP) PADA SD GUGUS I GEGERUNG WIH PESAM BENER MERIAH | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    NULL

KENDALA-KENDALA YANG DIHADAPI GURU IPS DALAM MELAKSANAKAN KURIKULUM TINGKAT SATUAN PENDIDIKAN (KTSP) PADA SD GUGUS I GEGERUNG WIH PESAM BENER MERIAH


Pengarang

Sumi Agustina - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

0806104110072

Fakultas & Prodi

Fakultas / / PDDIKTI :

Subject
-
Kata Kunci
-
Penerbit

Banda Aceh : Universitas Syiah Kuala., 2021

Bahasa

Indonesia

No Classification

-

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Kata kunci: kendala guru IPS melaksanakan kurikulum tingkat satuan pendidikan



Kurikulum tingkat satuan pendidikan adalah kurikulum operasional yang disusun dikembangkan dan dilaksanakan oleh masing-masing satuan pendidikan. Kurikulurn tingkat satuan pendidiikan (KTSP) merupakan kurikulum baru tahun 2006 yang sudah diterapkan di sekolah-sekolah, tentu saja dalam penerapan kurikulum ini guru mengalami kendala baik tentang pemahaman KTSP serta dalam pelaksan.aan KTSP, oleh karena itu penulis mengadakan penelitian dengan judul kendala-kendala yang dihadapi guru IPS dalam melaksanakan kurikulum tingkat satuan pendidikan (KTSP) pada SD gugus I Gegerung, Wih Pesam, Bener Meriah. Penelitian ini mengangkat masalah tentang kendala-kendala apa saja yang dihadapi guru IPS dalam melaksanakan kurikulum tingkat satuan pendidikan (KTSP) pada SD gugus I Gegerung, Wih Pesam, Bener Meriah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kendala-kendala yang dihadapi guru IPS dalam melaksanakan kurikulum tingkat satuan pendidikan (KTSP) pada SD gugus I Gegerung, Wih Pesam, Bener Meriah. Subjek penelitian ini adalah guru IPS yang tergabung dalam gugus I Gegerung, Wih Pesam, Bener Meriah dengan jumlah 7 orang guru. Metode penelitian ini bersifat deskriptif. Pengumpulan data tentang kendala yang dialami guru IPS diperoleh melalui observasi, angket, dengan jumlah soal 20 butir dan menggunakan empat alternative jawaban yaitu a, b, c, dan d serta wawancara dengan jumlah soal 5 butir, dan pengolahan data dilakukan dengan menggunakan statistic persentase. hasil penelitian menunjukkan bahwa guru IPS di SD gugus I Gegerung, Wif Pesam, Bener Meriah mengalami kendala dalam menerapkan KTSP antara lain fasilitas tidak mendukung, jumlah siswa terlalu banyak, sementara jumlah waktu sedikit, dalam menerapkan metode _pembelajaran maupun dalam mengevaluasi siswa, dan kurangnya partisipasi orang tua terhadap hasil belajar siswa.









Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK