KARAKTERISASI KARBON DARI AMPAS KOPI ARABIKA (COFFEA ARABICA) YANG DIAKTIVASI MENGGUNAKAN GELOMBANG MICROWAVE | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    NULL

KARAKTERISASI KARBON DARI AMPAS KOPI ARABIKA (COFFEA ARABICA) YANG DIAKTIVASI MENGGUNAKAN GELOMBANG MICROWAVE


Pengarang

RETNO WULANDARI - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

1706103040050

Fakultas & Prodi

Fakultas KIP / Pendidikan Kimia (S1) / PDDIKTI : 84204

Subject
-
Kata Kunci
-
Penerbit

Banda Aceh : Universitas Syiah Kuala., 2021

Bahasa

Indonesia

No Classification

-

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Kata Kunci : ampas kopi, karbon aktif, aktivasi, microwave, karakterisasi

Pemanfaatan limbah ampas kopi sebagai bahan baku karbon aktif sangat baik sebagai
upaya untuk mengurangi limbah dan meningkatkan nilai ekonomis dari limbah
biomassa. Penelitian ini bertujuan untuk menguji kualitas karbon aktif sesuai SNI 06-
3730-1995. Limbah kopi arabika diperoleh dari warung kopi di kota Banda Aceh.
Sampel dikarbonisasi pada suhu 500°C dan diaktivasi dengan metode fisika
(microwave), kimia (ZnCl2), dan kimia-fisika (ZnCl2 + microwave). Karakterisasi
yang dilakukan meliputi uji lolos mesh, kadar air, kadar abu, kadar zat terbang, daya
serap terhadap iodium, daya serap terhadap methylene blue, kerapatan dan XRD.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa jumlah rendemen yang diperoleh sebesar
14,5% dengan ukuran 100 mesh. Hasil karakterisasi karbon yang diaktivasi secara
fisika, kimia, dan kimia-fisika berturut-turut pada kadar air yaitu 0,33%, 1,77%, dan
1,47%, kadar abu 8,9%, 5,2%, dan 3,4%, kadar zat terbang 29,67%, 30,73%, dan
26,20%, daya serap terhadap iodium 214,173 mg/g, 525,702 mg/g, dan 586,755
mg/g, daya serap terhadap methylene blue 138,333 mg/g, 163,733 mg/g dan 172,067
mg/g, serta kerapatan 0,26 g/mL, 0,31 g/mL, dan 0,34 g/mL. Karbon aktif dari ampas
kopi ini sudah layak digunakan sebagai adsorben karena secara garis besar sudah
memenuhi SNI 06-3730-1995. Analisis XRD menunjukkan bahwa karbon aktif
termasuk amorf dan bukan kristalin karena pada difaktogram terbentuk puncak-
puncak yang melandai atau melebar. Secara umum karbon aktif yang diaktivasi
secara kimia-fisika paling baik dibandingkan dengan secara fisika maupun kimia.

Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK