<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="93065">
 <titleInfo>
  <title>PENGEMBANGAN SISTEM WEBGIS DAN MULTI SENSOR UNTUK PEMANTAUAN DEBIT DAN VOLUME AIR BERBASIS REALTIME OPERATING SYSTEM (RTOS)</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>FATHUL RAZAK</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Universitas Syiah Kuala</publisher>
   <dateIssued>2021</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Null</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan proses pemantauan debit dan volume air  dengan multi sensor agar dapat menghasilkan visualisasi data secara realtime yang di integrasikan dalam sistem WebGIS. Berbeda dengan sistem konvensional yang melakukan proses secara berurutan, sistem multi sensor berbasis realtime operating system (RTOS) dapat menjalankan proses secara multitasking pada Embedded system. Pada penelitian ini dibangun prototipe sistem WebGIS  dan multi sensor berbasis metode RTOS dan metode konvensional (non-RTOS). Dari percobaan pembacaan debit dan volume air dengan menggunakan metode RTOS dan metode non-RTOS yang ditampilkan pada WebGIS, didapatkan bahwa  pada sistem berbasis RTOS lebih cepat dalam membaca data dibandingkan non-RTOS. Hal ini dikarenakan pada sistem berbasis RTOS proses pembacaan sensor dijalankan secara multitasking, sehingga waktu yang dibutuhkan dalam membaca data pada perangkat menjadi semakin cepat dibandingkan non-RTOS. Untuk membandingkan kecepatan dan tingkat akurat pada RTOS dan non-RTOS pada pembacaan data debit dan volume air ketika melewati sensor dan menyimpan data, dihitung standar deviasinya dimana semakin kecil nilai standar deviasi maka akan semakin akurat data yang didapatkan. Setelah dilakukan percobaan sebanyak 10 kali dengan menggunakan 3 liter air didapatkan hasil RTOS lebih cepat 0,71 detik dibandingkan non-RTOS dalam pembacaan data debit dan volume air, dengan nilai standar deviasi pada RTOS lebih kecil dari non-RTOS.</note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>93065</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2021-09-07 13:58:43</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2021-09-08 14:54:19</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>