PENERAPAN METODE PEMBELAJARAN TUTOR SEBAYA PADA PENJUMLAHAN PECAHAN DI KELAS IV SDRNNEGERI LAMTAMOT | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI

PENERAPAN METODE PEMBELAJARAN TUTOR SEBAYA PADA PENJUMLAHAN PECAHAN DI KELAS IV SDRNNEGERI LAMTAMOT


Pengarang

DESDIANA - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

1006104040132

Fakultas & Prodi

Fakultas KIP / Pendidikan Guru Sekolah Dasar (S1) / PDDIKTI : 86206

Kata Kunci
Penerbit

Banda Aceh : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan., 2014

Bahasa

Indonesia

No Classification

371.3

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

ABSTRAK

Kata Kunci : Tutor Sebaya, Penjumlahan Pecahan
Penelitian ini berjudul “Penerapan Metode Pembelajaran Tutor Sebaya Pada Penjumlahan Pecahan di Kelas IV SD Negeri Lamtamot”. Penelitian ini mengangkat masalah apakah penerapan metode pembelajaran tutor sebaya pada materi penjumlahan pecahan dapat mencapai ketuntasan belajar siswa. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui ketuntasan belajar siswa setelah penerapan metode pembelajaran tutor sebaya pada penjumlahan pecahan di kelas IV SD Negeri Lamtamot. pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini yaitu pendekatan kuantitatif. Adapun jenis penelitian yang digunakan adalah pre-ekprimen dengan desain penelitian one shot case study. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa kelas IV SD Negeri Lamtamot yang berjumlah 26 siswa. Karena populasi kurang dari 100 orang siswa, maka pengambilan sampel menggunakan teknik total sampling (keseluruhan), jadi yang menjadi sampel sekaligus populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas IV SD Negeri Lamtamot yang berjumlah 26 orang. Teknik pengumpulan data berupa tes belajar yang diberikan kepada siswa setelah kegiatan pembelajaran selesai dilakukan. Data dianalisis dengan menggunakan statistik uji-t, kriterial pengujian hipotesis dari uji-t adalah tolak H_(0 ) jika t ? t_(1- ?) dan diterima H_0 dalam hal lainya. Dengan taraf signifikan ? = 0,05 dan dk = ( n-1) = (26-1) = 25 diperoleh t_((0,95)(25)) maka t_tabel=1,71 dan t_hitung = 8,56. Karena 8,56 > 1,71 maka t_hitung> t_tabel sehingga H_(0 ) ditolak dan H_1 diterima. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa siswa dapat mencapai ketuntasan belajar melalui penerapan metode pembelajaran tutor sebaya pada materi penjumlahan pecahan di kelas IV SD Negeri Lamtamot. Oleh karena itu, guru diharapkan dapat menerapkan metode tutor sebaya ini dalam pembelajaran matematika dalam upaya mencapai ketuntasan belajar siswa.

Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK