<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="93024">
 <titleInfo>
  <title>ANALISIS PENGARUH PEMASANGAN UPFC TERHADAP ALIRAN DAYA PADA SISTEM TRANSMISI 150 KV ACEH</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>RAHMAT AKBAR</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Universitas Syiah Kuala</publisher>
   <dateIssued>2021</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Null</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Saluran transmisi energi listrik adalah suatu rangkaian penyaluran tenaga listrik dari &#13;
pembangkit menuju saluran distribusi. Pengiriman energi listrik sering mengalami looses&#13;
munculnya arus pada sisi netral sehingga arus terbuang ke tanah yang disebabkan oleh aliran &#13;
daya tidak stabil bisa berubah setiap waktu (t). Sangat sulit dalam hal mengendalikan aliran &#13;
daya dibutuhkan sistem untuk mengatasi permasalahan tersebut dalam penelitian ini &#13;
digunakan peralatan Flexible AC Transmision System (FACTS) yaitu UPFC (Unified Power &#13;
Flow Control) untuk mengendalikan aliran daya pada sub sistem transmisi 150 kV Aceh &#13;
tahun 2022 berdasarkan RUPTL 2016-2025. Sedangkan untuk perhitungannya di peroleh &#13;
berdasarkan hasil simulasi menggunakan metode continuation Power Flow (CPF), profil &#13;
tegangan di amati dalam bentuk grafik untuk melihat kondisi profil tegangan saat mencapai &#13;
Maximum Loading Parameter (MLP). Hasil sementara mengacu pada basis daya MVA Base &#13;
= 100 MVA dan basis tegangan 150 kV diperoleh looses pada daya aktif (P) sebesar 0.97 p.u &#13;
simulasi CPF, pada saat pemasangan UPFC losses turun menjadi 0.20 p.u. Pada daya reaktif &#13;
(Q) diperoleh losses cukup besar sebesar 4.21 p.u. simulasi CPF, pada saat pemasangan &#13;
UPFC losses turun menjadi 0.91 p.u. Hasil perhitungan dan simulasi dengan nilai berbeda &#13;
maka diperoleh batas setting nilai CP adalah 80% maksimum pada simulasi pemasangan &#13;
UPFC terhadap aliran daya saluran transmisi 150 kV Aceh.</note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>93024</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2021-09-06 13:14:53</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2021-09-07 14:47:58</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>