PRINSIP KESANTUNAN BERBAHASA ANGGOTA DEWAN PERWAKILAN RAKYAT REPUBLIK INDONESIA (DPR RI) DALAM RAPAT TAHUN 2020 | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    NULL

PRINSIP KESANTUNAN BERBAHASA ANGGOTA DEWAN PERWAKILAN RAKYAT REPUBLIK INDONESIA (DPR RI) DALAM RAPAT TAHUN 2020


Pengarang

RHISKA DZUHIMARTA - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

1706102010062

Fakultas & Prodi

Fakultas KIP / Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia (S1) / PDDIKTI : 88201

Subject
-
Kata Kunci
-
Penerbit

Banda Aceh : Universitas Syiah Kuala., 2021

Bahasa

Indonesia

No Classification

-

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Kata kunci: kesantunan berbahasa, anggota DPR RI, maksim.

Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan prinsip kesantunan berbahasa anggota Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI) dalam Rapat Tahun 2020. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dan menggunakan jenis penelitian deskriptif. Penelitian ini dilakukan pada anggota Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI) mengambil sumber data 10 video yang ditayangkan pada channel youtube DPR RI. Teknik pengumpulan data yang digunakan oleh penulis adalah teknik simak catat, yang dilakukan dengan menyimak data penggunaan bahasa. Data dianalisis melalui empat tahap, yaitu (1) pengumpulan data, (2) penyajian data, (3) interpretasi, (4) penarikan kesimpulan. Dalam analisis data, penulis menggunakan prinsip kesantunan berbahasa, yaitu (1) maksim kebijaksanaan, (2) maksim kedermawanan, (3) maksim pujian, (4) maksim kesederhanaan, (5) maksim kesepakatan, (6) maksim kesimpatian. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pada masing-masing video, tidak semua prinsip kesantunan berbahasa digunakan oleh anggota Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI). Pada setiap video anggota Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI) banyak menggunakan maksim kebijaksanaan, maksim kesepakatan, maksim kesimpatian. Pada beberapa video juga terdapat maksim kedermawanan, maksim pujian, dan maksim kesederhanaan namun maksim tersebut hanya sedikit digunakan anggota Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI). Maksim yang paling dominan digunakan pada setiap video rapat anggota Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI) ini ialah maksim kebijaksanaan dan maksim kesepakatan, sedangkan maksim yang paling sedikit digunakan ialah maksim kesederhanaan.

Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK