MANAJEMEN PEMBELAJARAN GURU MASA DARURAT COVID-19 PADA SEKOLAH DASAR NEGERI DAN SWASTA DI KABUPATEN PIDIE | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    NULL

MANAJEMEN PEMBELAJARAN GURU MASA DARURAT COVID-19 PADA SEKOLAH DASAR NEGERI DAN SWASTA DI KABUPATEN PIDIE


Pengarang

Sulastri - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

1909200050033

Fakultas & Prodi

Fakultas Pasca Sarjana / Administrasi Pendidikan (S2) / PDDIKTI : 86104

Penerbit

Banda Aceh : Universitas Syiah Kuala., 2021

Bahasa

Indonesia

No Classification

371.2

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

MANAJEMEN PEMBELAJARAN GURU MASA DARURAT
COVID-19 PADA SEKOLAH DASAR NEGERI
DAN SWASTA DI KABUPATEN PIDIE
Oleh : Sulastri
NPM : 1909200050033
Komisi Pembimbing:
1. Prof. Dr. Murniati AR, M. Pd.
2. Dr. Nasir Usman, M. Pd.
ABSTRAK
Manajemen pembelajaran guru merupakan faktor yang mempengaruhi tercapainya
tujuan pembelajaran. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui perencanaan,
pelaksanaan, penilaian, dan kendala pembelajaran yang dihadapi selama masa
pandemi Covid-19. Metode penelitian menggunakan metode kualitatif dengan
pendekatan deskriptif, teknik pengumpulan data menggunakan observasi,
wawancara, dan dokumentasi. Analisis data menggunakan analisis model Miles &
Huberman. Subjek penelitian terdiri dari kepala sekolah, guru, komite dan
kelompok kerja guru di Sekolah Dasar Negeri 3 Sigli dan Sekolah Dasar Islam
Terpadu Ibnu Mas’ud. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa; 1) Perencanaan
pembelajaran di awali dengan rapat koordinasi bersama guru, kepala sekolah,
KKG, Komite, yayasan, dan orang tua siswa. Kemudian guru bersama KKG
menyusun materi, LKS, dan rencana belajar daring dan tatap muka. 2)
Pelaksanaan pembelajaran secara daring dilakukan melalui media WhatsApp dan
kunjungan langsung ke rumah siswa. Materi belajar yang diberikan kepada siswa
berupa materi yang telah disederhanakan dan berupa materi audio visual.
Kemudian pembelajaran tatap muka dilaksanakan dengan sistem shif, protokol
kesehatan, waktu belajar dipersingkat, dan materi belajar sudah disederhanakan.
3) Penilaian dilakukan dengan memberikan penugasan kepada siswa berupa soalsoal,
ujian tertulis, dan memberikan lembar kerja siswa. Penilaian tatap muka
dilaksanakan dengan ujian tertulis dan penugasan secara mandiri. 4) Faktor
penghambat proses pembelajaran adalah fasilitas pembelajaran daring yang tidak
dimiliki oleh semua siswa, kurangnya kompetensi guru, siswa, dan orang tua
siswa dalam menggunakan perangkat teknologi, sehingga pembelajaran masa
covid-19 tidak berjalan efektif.
Kata Kunci: Manajemen Pembelajaran, Sekolah Dasar, Covid-19

Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK