IMPLEMENTASI KEBIJAKAN SEKOLAH DALAM ASESMEN KOMPETENSI MINIMUM DI SD NEGERI 1 PEUKAN PIDIE DAN SD NEGERI 2 TIJUE KABUPATEN PIDIE | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    NULL

IMPLEMENTASI KEBIJAKAN SEKOLAH DALAM ASESMEN KOMPETENSI MINIMUM DI SD NEGERI 1 PEUKAN PIDIE DAN SD NEGERI 2 TIJUE KABUPATEN PIDIE


Pengarang

Nur Iman - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

1909200050034

Fakultas & Prodi

Fakultas Pasca Sarjana / Administrasi Pendidikan (S2) / PDDIKTI : 86104

Penerbit

Banda Aceh : Universitas Syiah Kuala., 2021

Bahasa

Indonesia

No Classification

371.262

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

IMPLEMENTASI KEBIJAKAN SEKOLAH DALAM ASESMEN KOMPETENSI MINIMUM DI SD NEGERI 1 PEUKAN PIDIE
DAN SD NEGERI 2 TIJUE KABUPATEN PIDIE

Oleh : Nur Iman
NPM : 1909200050034

Komisi Pembimbing:
1. Dr. Nasir Usman, M. Pd.
2. Dr. Bahrun, M. Pd.
ABSTRAK

Implementasi kebijakan merupakan salah satu faktor yang mempengaruhi proses Asesmen Kompetensi Minimum di sekolah karena asesmen tidak hanya ditujukan untuk siswa tetapi juga guru dan kepala sekolah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui implementasi kebijakan sekolah dalam asesmen kompetensi minimum di Sekolah Dasar Negeri 1 Peukan Pidie dan Sekolah Dasar Negeri 2 Tijue. Metode penelitian menggunakan metode kualitatif dengan model deskriptif, dan teknik pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara, dan studi dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan model Miles dan Huberman yaitu analisis interaktif, dan subjek penelitian adalah Kepala Sekolah, Guru, Dinas Pendidikan, dan Pengawas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa; 1) Program kebijakan sekolah dalam asesmen kompetensi minimum di SD Negeri 1 Peukan Pidie dilakukan untuk mempersiapkan siswa agar terbisa dengan soal-soal asesmen, yaitu menyediakan buku penunjang dan penambahan jam belajar siswa. Program kebijakan di SD Negeri 2 Tijue mengikuti instruksi dan sosialisasi tentang asesmen kompetensi minimum yang dilakukan oleh dinas pendidikan. Program kebijakan SD Negeri 2 Tijue belum dirumuskan secara optimal karena minimnya informasi yang diterima SD Negeri 2 Tijue serta kegiatan asesmen yang baru pada tahap sosialisasi; 2) Metode dan strategi guru adalah mengaitkannya materi belajar dengan asesmen kompetensi minimum serta memberikan materi dan soal-soal yang berhubungan dengan asesmen agar siswa terbiasa dengan soal-soal asesmen kompetensi minimum. 3) Faktor pendukung bagi SD Negeri 1 Peukan Pidie dalam asesmen kompetensi minimum adalah sikap proaktif kepala sekolah, dan tersedianya buku penunjang untuk guru dan siswa. Sedangkan faktor penghambat di SD Negeri 1 Peukan Pidie dan SD Negeri 2 Tijue adalah kondisi covid-19 yang membuat kegiatan belajar mengajar terganggu, minimnya sosialisasi tentang asesmen kompetensi minimum dan belum ada pelatihan yang diterima oleh guru tentang asesmen kompetensi minimum

Kata Kunci: Implementasi Kebijakan, Asesmen Kompetensi Minimum, Sekolah Dasar

Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK