MODEL OPTIMALISASI FUNGSI PASAR TRADISIONAL DI KOTA BANDA ACEH (STUDI KASUS PASAR NEWTOWN LAMDOM) | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    NULL

MODEL OPTIMALISASI FUNGSI PASAR TRADISIONAL DI KOTA BANDA ACEH (STUDI KASUS PASAR NEWTOWN LAMDOM)


Pengarang

IBNU SA`DAN - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

1704201010016

Fakultas & Prodi

Fakultas Teknik / Teknik Sipil (S2) / PDDIKTI : 22101

Subject
-
Kata Kunci
-
Penerbit

Banda Aceh : Universitas Syiah Kuala., 2021

Bahasa

Indonesia

No Classification

-

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Pasar tradisional adalah salah satu yang dapat menunjang pertumbuhan ekonomi di Kota Banda Aceh. Akan tetapi, terdapat pasar tradisional yang sudah berfungsi secara optimal sebagaimana mestinya dan ada juga yang belum berfungsi dengan maksimal. Pasar Tradisional Newtown Lamdom (PTNL) adalah salah satu pasar tradisional di Kota Banda Aceh yang belum berfungsi sebagaimana mestinya setiap harinya, tidak ada satu pun pedagang yang berjualan disana. Saat ini sebagian dari gedung pasar tersebut disewakan kepada PDAM Kota Banda Aceh untuk dijadikan sebagai kantor cabang III Teuku Umar, dan sebagian besar gedung pasar tersebut terbengkalai. Penelitian ini memiliki tujuan untuk mengetahui faktor – faktor apasaja yang memiliki pengaruh terhadap tidak optimalnya fungsi PTNL dan merumuskan strategi yang dapat dilakukan oleh Pemerintah Kota Banda Aceh dalam meningkatkan pengelolaan Pasar Tradisional Newtown Lamdom. Penulis mengidentifikasi strategi dalam mengoptimalkan fungsi pasar tradisional dengan menyebarkan kuesioner melalui observasi lapangan dan melalui google form, data kuesioner diolah menggunakan metode analisis Regresi Ordinal, kemudian akan diperoleh hasil penyebab tidak optimalnya fungsi pasar tradisional Newtown Lamdom. Selanjutnya, faktor-faktor tersebut dianalisis menggunakan metode Focus Group Discussion (FGD). hasil dari serangakaian analisis yang dilakukan menunjukkan bahwa lokasi PTNL memiliki pengaruh 82,1 %, sarana PTNL memiliki pengaruh sebesar 74,7% dan prasarana PTNL memiliki pengaruh sebesar 22,7 % terhadap faktor yang mempengaruhi tidak optimalnya fungsi PTNL, untuk dapat mengoptimalkan fungsi PTNL perlu menyiapkan lokasi dan sarana pasar sesuai dengan kebutuhan pasar seperti ketersediaan lahan parkir, tersedianya transportasi umum menuju pasar, air bersih, listrik dan ketersediaan bahan baku selain itu juga perlu di tinjau aspek kebijakan pemerintah sepeti melakukan sosialisasi kepada pedagang dan pembeli untuk dapat mengoptimalkan fungsi PTNL.

Kata Kunci: Strategi, Optimalisasi Pasar, Pasar Tradisional.

Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK