KAJIAN SPASIAL PENGARUH PERUBAHAN TATA GUNA LAHAN TERHADAP KONDISI MORFOLOGI SUNGAI PADA DAS KRUENG KLUET KABUPATEN ACEH SELATAN | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    NULL

KAJIAN SPASIAL PENGARUH PERUBAHAN TATA GUNA LAHAN TERHADAP KONDISI MORFOLOGI SUNGAI PADA DAS KRUENG KLUET KABUPATEN ACEH SELATAN


Pengarang

FITRI ZAITUN NURNALISA - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

1704201010025

Fakultas & Prodi

Fakultas Teknik / Teknik Sipil (S2) / PDDIKTI : 22101

Subject
-
Kata Kunci
-
Penerbit

Banda Aceh : Universitas Syiah Kuala., 2021

Bahasa

Indonesia

No Classification

-

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Daerah Aliran Sungai (DAS) merupakan suatu wilayah yang perlu dikonservasi agar dapat memberikan manfaat bagi manusia tanpa merusak ekosistem yang ada. Kerusakan ekosistem DAS Krueng Kluet yang berada pada Kabupaten Aceh Selatan umumnya terjadi akibat berubahnya hutan menjadi perkebunan, pertambangan, serta aktivitas manusia lainnya. Hal ini dapat menyebabkan pada saat musim hujan air tidak banyak lagi tertahan oleh vegetasi, sehingga air hujan akan lebih banyak menjadi aliran permukaan yang seterusnya akan mengalir dengan cepat dan memecah serta membawa tanah bagian atas (top soil) masuk ke dalam sungai. Akibatnya, sungai tidak mampu menampung sehingga menyebabkan perubahan kondisi pada morfologi sungai. Dari permasalahan tersebut, maka penelitian ini dilakukan untuk mengetahui pengaruh tata guna lahan pada DAS Krueng Kluet terhadap kondisi morfologi sungai. Analisis spasial dilakukan selama 20 tahun yaitu dari tahun 1998 sampai tahun 2018. Analisis dilakukan dengan memanfaatkan data citra satelit multi-temporal dengan resolusi moderat yang merekam citra permukaan lokasi studi. Metode penelitian menggunakan analisis penginderaan jauh dan Sistem Informasi Geografis (SIG) untuk menganalisis secara spasial perubahan tata guna lahan pada wilayah DAS dan perubahan morfologi sungai. Selanjutnya juga akan dilakukan perhitungan debit dan hasil sedimen (sediment yield) berdasarkan perubahan tata guna lahan selama 20 tahun. Hasil menunjukkan bahwa adanya perubahan tutupan lahan dimana perubahan yang terus meningkat berada pada tutupan lahan perkebunan dan permukiman, sebaliknya luas tutupan lahan yang terus menurun terdapat pada tutupan lahan hutan. Perubahan tersebut menyebabkan terjadinya peningkatan nilai Curve Number (CN) DAS Krueng Kluet pada tahun 1998 hingga tahun 2018 yang mempengaruhi besar nilai debit puncak serta sedimen yang dihasilkan. Debit Puncak pada tahun 1998 sebesar 3774,48 m3/dt, tahun 2008 sebesar 4525,81 m3/dt, dan tahun 2018 sebesar 4568,31 m3/dt. Nilai sedimen yang dihasilkan sebesar 212.880,884 m3 pada tahun 1998, tahun 2008 sebesar 285.173,584 m3, dan tahun 2018 sebesar 364.192,032 m3. Penambahan jumlah debit puncak dan hasil sedimen terjadi seiring bertambahnya nilai CN yang mempengaruhi perubahan kondisi dari morfologi sungai.


Kata Kunci : DAS , SIG, SCS, NDVI, Morfologi Sungai

Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK