KAJIAN HUBUNGAN PENGETAHUAN DAN SIKAP PELAJAR TERHADAP KESELAMATAN SEPEDA MOTOR (STUDI KASUS: SMAN 1 TAKENGON DAN MAN 1 ACEH TENGAH) | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    NULL

KAJIAN HUBUNGAN PENGETAHUAN DAN SIKAP PELAJAR TERHADAP KESELAMATAN SEPEDA MOTOR (STUDI KASUS: SMAN 1 TAKENGON DAN MAN 1 ACEH TENGAH)


Pengarang

M FAKHRUL PANGESTU - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

1704101010093

Fakultas & Prodi

Fakultas Teknik / Teknik Sipil (S1) / PDDIKTI : 22201

Subject
-
Kata Kunci
-
Penerbit

Banda Aceh : Universitas Syiah Kuala., 2021

Bahasa

Indonesia

No Classification

-

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Penggunaan sepeda motor di Indonesia meningkat setiap tahun diikuti dengan jumlah
kecelakaan lalu lintas. Faktor kesalahan manusia dan geometrik menjadi penyebab
dominannya. Sepeda motor menjadi pilihan utama bagi pelajar untuk berangkat ke sekolah
maupun aktivitas lainnya dikarenakan belum diikuti dengan penyediaan transportasi umum
yang tepat. Golongan remaja yang mengalami kecelakaan sepeda motor termasuk besar
karena belum diikuti dengan pengetahuan yang cukup yaitu sebesar 63% yang tercatat di
Aceh Tengah. Adapun tujuan penelitian ini untuk mengetahui karakteristik pelajar,
hubungan pengetahuan dan sikap pelajar, kemudian mengetahui perbedaan pengetahuan dan
sikap pelajar SMAN 1 Takengon dan MAN 1 Aceh Tengah terhadap keselamatan
berkendara sepeda motor. Kedua sekolah tersebut dipilih karena SMAN 1 Takengon telah
dilakukan sosialisasi, sedangkan MAN 1 Aceh Tengah belum dilakukan sosialisasi
mengenai keselamatan berkendara sepeda motor oleh Satlantas Polres Aceh Tengah.
Penelitian dilakukan pada kedua sekolah berupa survei dengan membagikan kuesioner
kepada pelajar. Sampel yang digunakan adalah non probability sampling dengan teknik
simple random sampling dan diambil sebanyak 100 sampel menggunakan google form pada
setiap sekolah. Pengolahan dan analisa data yang digunakan adalah analisis deskriptif
menggunakan uji chi-square melalui software IBM SPSS Statistics. Hasil yang diperoleh
berdasarkan karakteristik responden yang paling dominan dari kedua sekolah menggunakan
analisis deskriptif adalah berjenis kelamin perempuan, berusia 15–16 tahun dengan
tingkatan kelas XII, memiliki 2 sepeda motor, memiliki izin dari orang tua, sudah
mengendarai sepeda motor > 2 tahun, tidak memiliki SIM C, memiliki riwayat kecelakaan
dimana kecelakaan terjadi pada waktu diluar jam sekolah. Hasil analisis menunjukan dari
variabel yang diteliti diperoleh bahwa pelajar SMAN 1 Takengon lebih baik dibanding MAN
1 Takengon karena dari 20 indikator pengetahuan dan sikap menjawab 13 indikator
dikategorikan lebih baik. Berdasarkan hasil analisis uji chi-square dari 20 indikator yang
diteliti diperoleh sebanyak 3 indikator saja yang memiliki nilai signifikan (p) < 0,05 (H0
ditolak) artinya ada perbedaan pengetahuan dan sikap pelajar terhadap keselamatan sepeda
motor. Berdasarkan hasil analisis, dapat disimpulkan pelajar yang mendapatkan sosialisasi
keselamatan berkendara sepeda motor lebih baik dalam pengetahuan dan sikap terhadap
keselamatan sepeda motor dibanding sekolah yang belum mendapat sosialisasi keselamatan
sepeda motor.
Kata kunci: sepeda motor, pengetahuan dan sikap berkendara, uji chi-square,
keselamatan berkendara.

Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK