<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="92630">
 <titleInfo>
  <title>PENGARUH PARAMETER PEMOTONGAN TERHADAP GAYA POTONG PADA PROSES GURDI BAJA KARBON RENDAH</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Rizqi Fajar</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Universitas Syiah Kuala</publisher>
   <dateIssued>2021</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Null</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>ABSTRAK&#13;
Proses gurdi merupakan proses pembuatan lubang silindris pada benda kerja. Pada proses penggurdian, gaya potong sangat mempengaruhi hasil dari proses pemesinan yang dilakukan karena gaya potong yang besar akan memperbesar getaran dalam proses pemesinan serta meningkatkan gesekan antara pahat dan benda kerja, sehingga akan mempengaruhi kualitas produk yang dihasilkan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh parameter kondisi pemotongan terhadap gaya potong yang dihasilkan. Penelitian ini menggunakan mesin CNC milling VMC – L540 untuk proses gurdi pada baja karbon rendah dengan dimensi 110 x 50 x 5 mm, dengan memvariasikan parameter proses pemesinan yaitu, putaran spindle sebesar (400, 640, dan 880)rpm, laju pemakanan ( 92, 109, dan  114) mm/min, dan pahat potong jenis twist drill HSS NACHI  berdiameter 10 mm. Untuk mengetahui besarnya gaya potong yang terjadi pada setiap proses pemesinan tersebut diukur dengan menggunakan dynamometer semi konduktor. Analysis of Variance (ANOVA) digunakan untuk mengetahui parameter pemotongan yang memiliki pengaruh secara signifikan dan besarnya kontribusi terhadap respon yang diteliti. Hasil penelitian menunjukkan bahwa semakin besar putaran spindle maka semakin kecil gaya potong yang dihasilkan, gaya potong yang diperoleh sebesar 594,48 N pada putaran spindle 880 rpm. Sedangkan pengaruh laju pemakanan terhadap gaya potong menunjukkan bahwa semakin besar laju pemakanan, maka semakin besar gaya potong yang dihasilkan. Gaya potong yang diperoleh sebesar 735,515 N pada laju pemakanan 114 mm/menit.&#13;
Kata kunci: Proses Gurdi, Gaya Potong, Baja  Karbon Rendah, Analysis of Variance (ANOVA)&#13;
</note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>92630</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2021-08-24 14:43:20</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2021-08-24 15:30:57</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>