<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="92628">
 <titleInfo>
  <title>PERBANDINGAN KUALITAS KEBULATAN DIAMETER LUBANG HASIL PROSES DRILLING MENGGUNAKAN KODE G73 DAN G81 PADA MATERIAL ALUMINIUM ALLOY DENGAN METODE TAGUCHI</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Miftahul Arif</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Universitas Syiah Kuala</publisher>
   <dateIssued>2021</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Null</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>ABSTRAK&#13;
Metode pemotongan logam modern telah meningkat pesat di industri manufaktur, proses drilling dengan mesin CNC (Computer Numerical Control) menjadi alternatif yang sangat baik untuk industri manufaktur yang mengandalkan, kecepatan, ketepatan dan kualitas produk yang maksimal. Kualitas hasil proses drilling dengan mesin CNC dapat ditinjau dari berbagai faktor salah satunya adalah akurasi lubang drill. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui keakuratan diameter lubang hasil proses drilling menggunakan kode G73 dan G81. Spesimen yang digunakan pada penelitian ini adalah aluminium alloy dengan dimensi 100 x 50 x 16 mm dan menggunakan mata pahat HSS (High Speed Steel) berdiameter 10 mm jenis twist drill NACHI. Pada penelitian ini dilakukan variasi feeding yaitu 0.1, 0.15, 0.2 mm/rev dengan variasi putaran spindel yaitu 100, 200, 300 rpm. Hasil pengujian menunjukkan bahwa pada proses drilling menggunakan kode G73, akurasi lubang drill paling baik yaitu sebesar 10,15 mm pada kecepatan pemakanan 10 mm/min dengan putaran spindel 100 rpm. Sedangkan pada proses drilling dengan kode G81, akurasi lubang drill paling baik yaitu sebesar 10,14 mm pada kecepatan pemakanan 30 mm/min dengan putaran spindel 300 rpm. Hal ini menunjukkan bahwa pada proses drilling dengan kode G73, semakin rendah kecepatan makan dan putaran spindel maka akurasi lubang drill yang dihasilkan semakin baik. Sedangkan pada proses drilling menggunakan kode G81, semakin tinggi kecepatan makan dan putaran spindel maka akurasi lubang drill yang dihasilkan semakin baik.&#13;
Kata kunci : Proses Drilling, Kecepatan Pemakanan, Kebulatan Diameter Lubang, Kode G73, Kode G81. &#13;
</note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>92628</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2021-08-24 14:37:14</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2021-08-24 15:24:53</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>