ANALISIS EFEKTIFITAS JALUR TRANS KUTARAJA DITINJAU DARI PENGEMBANGAN WILAYAH | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    NULL

ANALISIS EFEKTIFITAS JALUR TRANS KUTARAJA DITINJAU DARI PENGEMBANGAN WILAYAH


Pengarang

RENNY ANGGERAENI ROBIN - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

1704201010019

Fakultas & Prodi

Fakultas Teknik / Teknik Sipil (S2) / PDDIKTI : 22101

Subject
-
Kata Kunci
-
Penerbit

Banda Aceh : Universitas Syiah Kuala., 2021

Bahasa

Indonesia

No Classification

-

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Kota Banda Aceh merupakan ibukota Provinsi Aceh dengan laju pertumbuhan penduduk sebesar 1,97%, memiliki lingkup wilayah perencanaan tata ruang kota seluas 6.136 Ha, atau seluas 5.903 Ha berdasarkan digitasi Citra Satelit, dengan jumlah penduduk pada tahun 2019 sebesar 270.321 ribu jiwa, serta kepadatan penduduk sebesar 4.405 jiwa/km2. Trans Kutaraja merupakan salah satu moda transportasi publik berbasis jalan yang ada di Kota Banda Aceh telah beroperasi sejak tahun 2016. Kota Banda Aceh dengan segala aktivistas di dalamnya terus mengalami perkembangan, dimana kepadatan penduduk dapat mempengaruhi aksesibilitas dalam mencapai tujuan perjalanan, serta peningkatan perjalanan akan menimbulkan kebutuhan akan sarana transportasi, saat ini persentase cakupan pelayanan Trans Kutaraja masih belum menjangkau seluruh pelosok kota Banda Aceh yaitu sebesar 23%. Penyediaan pelayanan sarana transportasi umum Trans Kutaraja eksisting yang masih belum optimal menyebabkan masyarakat cenderung memfasilitasi pergerakannya dengan menggunakan kendaraan pribadi. Pengembangan Trans Kutaraja dihadapkan pada tantangan bagaimana Trans Kutaraja mampu menarik pengguna kendaraan pribadi yang merupakan mayoritas pelaku perjalanan di Kota Banda Aceh untuk beralih ke transportasi publik. Berawal dari permasalahan tersebut, penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi usulan jalur Trans Kutaraja yang efektif untuk melayani pergerakan penduduk berdasarkan kepadatan penduduk serta karateristik pengembangan wilayah. Metode yang digunakan adalah analisis deskriftif kualitatif dan spasial. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat 5 rute usulan lintasan pengumpan Trans Kutaraja yang akan melayani di Kecamatan Jaya Baru, Kecamatan Lueng Bata, Kecamatan Kuta Alam, Kecamatan Banda Raya dan Kecamatan Ulee Kareng, sehingga persentase cakupan pelayanan Trans Kutaraja dapat menjangkau sebesar 34% dari luas wilayah Kota Banda Aceh.

Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK