<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="92609">
 <titleInfo>
  <title>ANALISIS KEGAGALAN CRANKSHAFT YANG DIGUNAKAN PADA MESIN DIESEL 2500CC DENGAN METODE EKSPERIMENTAL</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>OSAMA</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Universitas Syiah Kuala</publisher>
   <dateIssued>2021</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Null</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Crankshaft adalah salah satu komponen utama dalam mesin yang dapat &#13;
mengalami kegagalan. Komponen crankshaft didesain sedemikian rupa dengan &#13;
bahan yang mampu menahan beban yang kuat, akibat menerima putaran mesin yang &#13;
cukup tinggi. Pada proses manufaktur yang dilakukan oleh industri, pembuatan &#13;
crankshaft dengan menggunakan besi cor mulai banyak dilakukan. Tujuan dari &#13;
penelitian ini untuk mengetahui penyebab kegagalan crankshaft pada kendaraan pick &#13;
up mesin diesel2500cc. Metode yang digunakan pada penelitian ini yakni dengan &#13;
kajian eksperimental, yaitu pengamatan visual, pengujian kekerasan, pengujian &#13;
SEM (Scanning Electron Microstrusture) pengujian komposisi kimia, pengujian &#13;
mikro struktur hingga analisis analitik. Berdasarkan uji komposisi kimia dengan&#13;
standar material ASTM A536 grade 80-55-06 didapat ada beberapakomposisi kimia &#13;
yang tidak terpenuhi dan dari hasil pengujian SEM didapat initial crack yang &#13;
merambat dengan permukaanpatah yang halus hingga menghasilkan patah getas pada&#13;
area akhir patahan. Berdasarkan hasil dari pengamatan yang diperolehmaka dapat &#13;
disimpulkan hasil analitik menerangkan bahwasanya desain daripada crankshaft &#13;
dalam kondisi aman, kegagalancrankshaft terjadi akibat cacat awal yang merambat &#13;
hingga patah getas (brittle fracture) dan tidak terpenuhinya beberapa komposisi&#13;
kimia yang menjadi standar material besi cor nodular yang menyebabkan crankshaft&#13;
tidak mampu menahan bebanyang diberikan.&#13;
</note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>92609</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2021-08-24 12:16:03</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2021-08-24 14:43:12</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>