SISTEM OPERASIONAL PEMBANGKIT LISTRIK TENAGA DIESEL (PLTD) AYANGAN, KECAMATAN KEBAYAKAN, KABUPATEN ACEH TENGAH | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    NULL

SISTEM OPERASIONAL PEMBANGKIT LISTRIK TENAGA DIESEL (PLTD) AYANGAN, KECAMATAN KEBAYAKAN, KABUPATEN ACEH TENGAH


Pengarang

Reza Niara - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

1704005010004

Fakultas & Prodi

Fakultas Teknik / Teknik Listrik (D3) / PDDIKTI : 20403

Subject
-
Kata Kunci
-
Penerbit

Banda Aceh : Universitas Syiah Kuala., 2021

Bahasa

Indonesia

No Classification

-

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Listrik menjadi suatu kebutuhan pokok pada era revolisi sekarang ini, penggunaan
teknologi yang semakin canggih memberikan pengaruh yang sangat komplek akan
kebutuhan terhadap tenaga listrik. Sistem pembangkit berfungsi untuk
membangkitkan tenaga listrik dengan cara mengkonversi energi primer.
Pembangkit Listrik Tenaga Diesel (PLTD) merupakan pembangkit listrik yang
menggunakan mesin diesel sebagai penggerak mula (prime mover) yang
menghasilkan energi mekanis yang diperlukan untuk memutar sebuah rotor
generator untuk menghasilkan energi listrik. Tujuan penulisan ini untuk
mengetahui Sistem Operasional pada Pembangkit Tenaga Diesel (PLTD)
Ayangan, Kecamatan Kebayakan Kabupaten Aceh Tengah. Jenis penelitian yang
digunakan adalah penelitian survei dengan metode deskriptif yang digunakan
untuk melihat gambaran fenomena yang terjadi.. Sumber data yang digunakan
yaitu data primer dan data sekunder yang diperoleh melalui observasi, wawancara
dan dokumentasi. Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan bahwa Untuk
melakukan pengoperasian pada mesin diesel harus menerapkan SOP (Stadar
Operasional Prosedur) agar menghidarkan dari kecelakaan kerja, pengoperasian
generator pada PLTD Ayangan, Kecamatan Kebayakan, Kabupaten Aceh Tengah
menggunakan sistem operasi yang sesuai dengan SOP yang umumnya digunakan
pada pembangkit dengan generator yang tidak beroprasi untuk 24 jam dan
memiliki kapasitas daya terpasang 700 kW dan daya mampu 500 kW, supplay
tegangan yang didistribusikan oleh PLTD Ayangan mencapai 20 kV dimana
belum mencukupi kebutuhan daya dan tegangan di Aceh Tengah dan Bener
Meriah, pengoperasian secara parallel dengan sumber PLN dilakukan jika
terjadinya keadaan tidak normal atau terjadinya gangguan sehingga generator
harus di operasikan, dan pengoperasian generator yang dilakukan di PLTD
Ayangan dilakukan pada kondisi jatuh tegangan (drop) yaitu keadaan jatuh
tegangan pada sistem dan jatuh tegangan pada beban puncak dan gangguan
jaringan sistem, yaitu adanya jaringan kabel putus dan jaringan hubung singkat.
Kata Kunci :Sistem Operasional, Pembangkit Tenaga Diesel (PLTD) Ayangan

Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK