PENGARUH JENIS MULSA PADA BEBERAPA VARIETAS TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL TANAMAN KENTANG (SOLANUM TUBEROSUM L. ) | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    NULL

PENGARUH JENIS MULSA PADA BEBERAPA VARIETAS TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL TANAMAN KENTANG (SOLANUM TUBEROSUM L. )


Pengarang

Siti Patimah - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

1505150010013

Fakultas & Prodi

Fakultas Pertanian / Agroteknologi (Gayo Lues) (S1) / PDDIKTI : 54212

Subject
-
Kata Kunci
-
Penerbit

Banda Aceh : Universitas Syiah Kuala., 2021

Bahasa

Indonesia

No Classification

-

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Siti Patimah. 1505150010013. Pengaruh Jenis Mulsa pada beberapa Varietas terhadap Pertumbuhan dan Hasil Tanaman Kentang (Solanum tuberosum L) dibawah bimbinganErita Hayati sebagai ketua dan Hasanuddin anggota.

RINGKASAN
Tanaman kentang (Solanum tuberosum L.) merupakan salah satu tanaman penunjang program diversifikasi pangan untuk memenuhi kebutuhan gizi masyarakat.sehingga permintaan kentang di Indonesia meningkat setiap tahunnya, namun produksi kentang di Indonesia belum mampumemenuhi permintaan pasar, untuk itu perlu adanya suatu sistem budidaya tanaman dengan baik salah satu upaya yang dilakukan adalah jenis mulsa seperti mulsa jerami serai wangi, mulsa jerami padi, mulsa plastik hitam perakkemudian varietas yang digunakan varietas Lokal dan Granola.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh mulsa dan varietas yang tepat serta interaksi diantara kedua perlakuan tersebut terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman kentang. Penelitian ini dilaksanakan pada perkebunan petani di Kampung Akul Kecamatan Blangjerango Kabupaten Gayo Lues, berlangsung dari bulan September sampai dengan Desember 2019. Sedangkan bahan- bahan yang digunakan dalam penelitian ini adalah bibittanaman kentang terdiri dari dua varietas yang varietas Granola total bibit yang digunakan dalam penelitian adalah 336. insektisida Siputok (250g), fungisida Curthane (200 g), NPK dalam perbedeng sebesar 105 g, dan pupuk kandang sebesar 168 kg dalam mulsa jerami padi sebanyak (24 kg)dan mulsa jerami sereh wangi (24 kg). Alat yang digunakan adalah meteran, jangka sorong dan timbangan digital
Rancangan yang digunakan dalam penelitian ini adalah Racangan Acak Kelompok pola faktorial 2 x 4, sehingga terdapat 8 kombinasi perlakuan dan 24 unit percobaan. Faktor utama yang diamati adalah jenis mulsa 4 taraf yaitu tanpa mulsa, jerami serai wangi, jerami padi dan plastik hitam perak dan varietas dengan 2 taraf yaitu varietas lokal, varietas Granola.Parameter yang diamati meliputi tinggi tanaman pada umur 30 dan 45HST, umur berbunga, jumlah umbi pertanaman, berat umbi petanaman, berat per umbi, diameter umbi dan potensi hasil.
Hasil penelitian menunjukkan bahwamulsa berpengaruh sangat nyatadiameter umbitanaman kentang, berpengaruh tidak nyata terhadap tinggi tanaman umur 30 dan 45 HST, umur berbunga, jumlah umbi pertanaman, berat umbi pertanaman, potensi hasil ,berat per umbi tanaman kentang. Pertumbuhan terbaik dijumpai pada mulsa jerami padi. Varietas berpengaruh sangat nyata terhadap umur berbungatanaman kentang, berpengaruh tidak nyata terhadap tinggi tanaman umur 30 dan 45 HST, jumlah umbi pertanaman, berat umbi pertanaman, potensi hasil, berat per umbi dan diameter umbi tanaman kentang.

Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK