<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="92489">
 <titleInfo>
  <title>KAJI PERFORMANSI KINCIR ANGIN SAVONIUS 4 BLADE SEBAGAI PENGGERAK DUAL RECIPROCATING COMPRESSOR UNTUK AERASI TAMBAK</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>NOVTRYUGO CHANDRA</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Universitas Syiah Kuala</publisher>
   <dateIssued>2021</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Null</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Aerasi merupakan salah satu proses untuk meningkatkan kadar oksigen terlarut pada air, aerasi sangat penting dilakukan terutama pada sektor pembibitan dan pembudidayaan untuk berbagai jenis hewan air. Kekurangan oksigen bisa menyebabkan hewan air mengalami stres, mudah tertular penyakit, menghambat pertumbuhan hingga menyebabkan kematian. Kadar oksigen terlarut pada air yang masih dapat ditoleransi oleh hewan air adalah 5 mg/l. Salah satu cara untuk melakukan proses aerasi ini adalah dengan mentransfer oksigen ke dalam air menggunakan aerator kincir angin dengan jenis kincir angin Savonius. Kincir angin savonius adalah salah satu kincir yang memiliki keunggulan karena dapat berputar dengan kecepatan angin rendah serta posisi rotornya tidak harus berubah-ubah mengikuti arah angin. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui kinerja dan kecepatan angin minimum yang dibutuhkan oleh kincir angin savonius 4 blade dalam menjalankan fungsinya sebagai aerator. Penelitian ini menggunakan metode pengujian eksperimental dengan memanfaatkan energi angin yang tersedia dilapanga. Hasil dari penelitian diketahui bahwa kecepatan angin minimum yang dibutuhkan kincir untuk dapat bergerak yaitu 2,76 m/s dengan jumlah putaran 46,3 RPM. Dari hasil Analisis kinerja sistem aerator menggunakan kincir angin savonius 4 blade pada kecepatan angin 8,61 m/s dengan jumlah putaran 282,6 RPM, diperoleh nilai daya angin sebesar 270,24 Watt, daya output kincir 92,167 Watt, Power Coefficient 34,1 %, debit udara kompresor 0,0044 m3/s, dan daya kompresor 62,01 Watt.&#13;
Kata Kunci: Energi Angin, Kincir Angin Savonius, Kompresor Torak, Aerasi.</note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>92489</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2021-08-20 12:03:43</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2021-08-23 10:56:11</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>