<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="92458">
 <titleInfo>
  <title>UJI KUAT TEKAN BATA INTERLOCK DENGAN CAMPURAN TANAH LEMPUNG</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>MUHAMMAD IQRAM</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Universitas Syiah Kuala</publisher>
   <dateIssued>2021</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Null</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>ABSTRAK&#13;
Bata interlock merupakan pengembangan dari bata beton dengan menambahkan&#13;
tanah pada proses percampurannya lalu dicetak dengan alat press hidrolik manual.&#13;
Penggunaan bata interlock pada pekerjaan dinding dapat difungsikan sebagai&#13;
dinding yang mampu menahan komponen struktural maupun non-struktural tanpa&#13;
melakukan plasteran. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendapatkan kuat tekan&#13;
bata interlock menggunakan campuran semen, tanah lempung, dan pasir dengan&#13;
variasi FAS 0,3 ; 0,4 ; dan 0,5. Proses percetakan dilakukan di Industri bata interlock&#13;
dengan menggunakan cetakan berukuran 30 cm x 20 cm x 10 cm dan dirawat selama&#13;
28 hari. Hasil bata interlock yang sudah tercetak dan dirawat, akan dipotong&#13;
menjadi ukuran 5 cm x 5 cm x 5 cm sebanyak 630 benda uji yang akan dilakukan&#13;
pengujian kuat tekan guna memperoleh nilai maksimum untuk dapat&#13;
diklasifikasikan sesuai standar mutu beton berlubang. Hasil pengujian yang&#13;
diperoleh pada bata interlock yang telah berumur 28 hari memiliki kuat tekan&#13;
tertinggi sebesar 9,9 MPa dengan perbandingan campuran 1 : 3 : 2 pada FAS 0,5&#13;
dapat diklasifikasikan pada mutu beton tingkat I berdasarkan SNI 03-0349-1989.&#13;
Sedangkan untuk nilai kuat tekan terendah pada pengujian ini terdapat pada FAS&#13;
0,3 yang menggunakan perbandingan campuran 1 : 1 : 4 memperoleh nilai kuat&#13;
tekan sebesar 2,25 MPa yang dapat diklasifikasikan pada mutu beton tingkat IV&#13;
berdasarkan SNI 03-0349-1989.&#13;
Kata Kunci : Bata Interlock, Faktor Air Semen (FAS), Tanah Lempung, Kuat&#13;
Tekan</note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>92458</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2021-08-19 15:38:48</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2021-08-23 10:35:47</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>