PEMETAAN RISIKO KOROSI BETON BERTULANG PADA WILAYAH KOTA BANDA ACEH : STUDI KASUS PADA BANGUNAN MASJID BABUTTAQWA, MUSHALLA GAMPONG LUENG BATA, MUSHALLA AL-AZIZI | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    NULL

PEMETAAN RISIKO KOROSI BETON BERTULANG PADA WILAYAH KOTA BANDA ACEH : STUDI KASUS PADA BANGUNAN MASJID BABUTTAQWA, MUSHALLA GAMPONG LUENG BATA, MUSHALLA AL-AZIZI


Pengarang

IHSAN BIYA LUBIS - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

1604102010053

Fakultas & Prodi

Fakultas Teknik / Teknik Mesin (S1) / PDDIKTI : 21201

Subject
-
Kata Kunci
-
Penerbit

Banda Aceh : Universitas Syiah Kuala., 2021

Bahasa

Indonesia

No Classification

-

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengukur level risiko korosi pada bangunan Masjid Babuttaqwa Gampong Batoh dan Mushalla Al-Azizi Gampong Cot Masjid Kota Banda Aceh. Salah satu pengujian yang tidak merusak yang dapat digunakan dalam pengukuran level risiko korosi adalah metode Half-cell Potensial Mapping. Salah satu alat yang digunakan pada penelitian yaitu Profometer 5+ berfungsi untuk menemukan letak sengkang dan tulangan. Pengukuran nilai potesial korosi diukur menggunakan Half-cell Potensial meter dan kemudian divisualisasikan menggunakan software open source yang bernama VisIt. Panduan yang digunakan dalam penentuan level risiko korosi adalah ASTM C876. Objek penelitian ini adalah bangunan Masjid Babuttaqwa Gampong Batoh dan Mushalla Al-Azizi Gampong Cot Masjid di Kota Banda Aceh. Hasil pemetaan korosi pada bangunan Masjid Babuttaqwa Gampong Batoh, bagian A 1 memiliki rentang -167 mV sampai -359 mV pada level menengah, bagian A 4 berkisar -203 mV sampai -585 mV, pada bagian A 3 nilai yang terukur pada alat memiliki rentang -202 mV sampai dengan -559 mV berada di level korosi sangat tinggi, bagian Timur berkisar -118 sampai -559 mV, bagian A 2 Nilai terukur adalah -118 mV sampai dengan -328 mV, A 5 berkisar -154 sampai -559 mV, , A 6 berkisar -200 sampai -568 mV. Hasil pengukuran bangunan Mushalla Al-Azizi Gampong Cot Masjid bagian B 1 nilai potensial korosi yang terukur berkisar -3 mV sampai -256 mV, bagian B 2 nilai potensial korosi yang terukur berkisar -8 mV sampai dengan -390 mV bagian B 3 berkisar rentang -180 mV sampai -310 mV, pada B 4 nilai potensial korosi yang terukur berkisar -105 mV sampai -390 mV, B 5 memiliki nilai potensial korosi berkisar -105 mV sampai -387 mV, Pada B 6 berkisar -180 mV sampai -380 mV. Mushalla Gampong Lueng Bata bagian C 1 terukur dari -245 mV sampai -660 mV, Segmen C 5 nilai terukur berkisar -182 mV sampai dengan -442 mV, pada C 4), terukur berkisar -311 mV sampai -638 mV, C 2 terukur berkisar -250 mV sampai -516 mV, dan C 3. berkisar -212 mV sampai -578 mV. Dari hasil pemetaan tersebut, Masjid Babuttaqwa level korosi sudah mencapai level tinggi (high risk), bahkan ada juga yang mencapai level sangat tinggi (severe corrsion). Mushala Al-Azizi, level korosi sudah mencapai level Intermediate, dan level korosi pada Mushalla Gampong Lueng Bata sudah mencapai level korosi tinggi, perlu diambil tindakan lebih lanjut demi mencegah kerusakan lebih sangat tinggi pada tulangan beton bertulang ketiga bangunan tersebut. Untuk level menengah dapat dilakukan metode ERC dan untuk level tinggi sampai sangat tinggi dapat dilakukan penggantian tulangan dari beton tersebut.

Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK