<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="92343">
 <titleInfo>
  <title>ANALISIS KEGAGALAN POROS PENGGERAK RODA BELAKANG TRUK MENGGUNAKAN METODE EKSPERIMENTAL DAN ANALITIKAL</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>FAUZAN</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Universitas Syiah Kuala</publisher>
   <dateIssued>2021</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Null</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Kegagalan poros penggerak roda belakang dialami oleh sebuah truk pengangkut batu dan pasir beroperasi di Aceh Besar, perististiwa kegagalan ini ditandai dengan patahnya poros pada bagian fillet poros tersebut dan diperlukan suatu analisis sebagai bahan evaluasi menemukan faktor kegagalan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penyebab kegagalan yang terjadi pada poros penggerak roda belakang truk dan menemukan faktor kegagalan. Beberapa pengujian telah dilakukan untuk mendukung analisis ini diantaranya  pengamatan visual permukaan patahan menggunakan foto makro, pengujian kekerasan penampang poros mengunakan metode rockwell, pengamatan secara mikroskopik menggunakan mikroskop stereo Bellstone dan mikroskop optik Olympus BX41M, pengujian komposisi kimia, pengamatan pola patahan menggunakan gambar SEM, dan analisis eksak. Hasil analisis didapatkan bahwa penyebab utama kegagalan poros penggerak adalah adanya porositas dalam poros sebagai penyebab turunnya kekuatan poros penggerak roda belakang, distribusi kekerasan poros menunjukkan area permukaan poros yang diperkeras dilokasi awal retak menipis dan kedalaman pengerasan poros yang tebal sehingga poros getas, dan hasil perhitungan tegangan geser maksimum yang dialami poros penggerak roda belakang menunjukkan tegangan geser pada poros splain telah melebihi tegangan geser maksimum Von Misses dan tegangan geser maksimum Tresca.</note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>92343</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2021-08-16 16:15:19</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2021-08-19 10:45:28</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>