PENGARUH PARAMETER PEMOTONGAN TERHADAP PEMBENTUKAN BURR PADA PROSES DRILLING STAINLESS STEEL, LOW CARBON STEEL DAN ALUMINIUM | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    NULL

PENGARUH PARAMETER PEMOTONGAN TERHADAP PEMBENTUKAN BURR PADA PROSES DRILLING STAINLESS STEEL, LOW CARBON STEEL DAN ALUMINIUM


Pengarang

MURTAZA - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

1604102010068

Fakultas & Prodi

Fakultas Teknik / Teknik Mesin (S1) / PDDIKTI : 21201

Subject
-
Kata Kunci
-
Penerbit

Banda Aceh : Universitas Syiah Kuala., 2021

Bahasa

Indonesia

No Classification

-

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Pada masa kini, proses pengerjaan seperti proses menggurdi sudah sangat banyak digunakan pada industri manufaktur. Akan tetapi, sampai saat ini masalah burr masih belom mampu diatasi dengan baik. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mempelajari pengaruh kecepatan potong dan kecepatan pemakanan terhadap hasil burr dengan menggunakan media Pendingin serta mengetahui bagaimana pengaruh material terhadap ketinggian burr dan mendapatkan nilai kondisi pemotongan yang akan meminimalkan terjadinya burr. Pada penelitian ini, mesin yang digunakan adalah mesin CNC Milling Feller VMP – 45A, dengan pahat potong jenis twist drill HSS dengan diameter 5 mm dan benda kerja stainless steel, low carbon steel dan aluminium. pada penelitian ini alat yang digunakan USB microscope 1000 X dan Height gage. pada penelitian ini parameter pemotongan yang digunakan 1910, 3184 dan 4458 rpm, kemudian kecepatan pemakanan 191, 286, 382, 318, 477, 629, 445, 668 dan 891 mm/min serta feed rate 0,1. 0,15 dan 0,2 mm/put. Berdasarkan dari hasil pengujian yang diperoleh pada plat stainless steel maka semakin kecil feed rate dan kecepatan pemkanan burr yang dihasilkan yaitu 2.73 mm,. Sedangkan pada plat low carbon steel semakin besar kecepatan pemaknan maka burr yang dihasilkan semakin kecil yaitu 1,495 mm dengan feed rate 0,1 dan kecepatan spindel 4458 rpm. Pada plat aluminium, Maka semakin besar feed rate burr yang dihasilkan semakin mengecil yaitu 0,58 mm dengan kecepatan putaran spindel 4458 rpm dan kecepatan pemakanan 891 mm/min dengan feed rate 0,2 mm/put.
Kata Kunci: Proses Gurdi, Parameter Pemotongan, Mata Pahat HSS ,Burr

Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK