Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
NULL
EVALUASI PERILAKU STRUKTUR GEDUNG IKATAN ALUMNI UNIVERSITAS SYIAH KUALA AKIBAT BEBAN GEMPA DENGAN TIME HISTORY ANALYSIS
Pengarang
ALDI ARISYI - Personal Name;
Dosen Pembimbing
Nomor Pokok Mahasiswa
1704101010023
Fakultas & Prodi
Fakultas Teknik / Teknik Sipil (S1) / PDDIKTI : 22201
Subject
Kata Kunci
Penerbit
Banda Aceh : Universitas Syiah Kuala., 2021
Bahasa
Indonesia
No Classification
-
Literature Searching Service
Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)
Provinsi Aceh merupakan salah satu daerah yang memiliki frekuensi terjadinya gempa bumi yang tinggi. Gempa bumi tersebut dapat menyebabkan sarana dan prasarana banyak yang hancur dan mengakibatkan kerugian yang sangat besar. Karena hal tersebut maka diperlukan perencanaan gedung yang memenuhi kriteria standar bangunan tahan gempa dengan aturan bangunan tahan gempa yang terbaru seperti pada SNI-1726-2019 dan SNI-1727-2020. Metode Time History Analysis merupakan salah satu metode yang digunakan untuk mengetahui kemampuan bangunan menahan gempa. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perilaku struktur gedung beton bertulang (studi kasus Gedung Ikatan Alumni Universitas Syiah Kuala) dengan metode Time History Analysis. Metode tersebut dapat dilakukan dengan bantuan software STERA (Structural Earthquake Response Analysis) 3D versi 10.3. Perilaku yang diamati adalah displacement, story drift, base shear dan daktilitas. Rekaman riwayat gempa yang digunakan terdiri atas empat jenis yaitu gempa El-Centro di California tahun 1940, gempa Kobe di Jepang tahun 1995, gempa Andaman di Indonesia tahun 2004 dan gempa Pidie Jaya di Indonesia tahun 2016. Peak Ground Acceleration (PGA) gempa masukan diskalakan sesuai dengan lokasi tanah bangunan yang diteliti. Redaman gempa digunakan sebesar 5%. Hasil menunjukkan bahwa ketika gedung tinjauan menerima beban gempa El-Centro, Kobe dan Pidie Jaya memenuhi syarat yaitu lebih kecil dari 2,5% h untuk nilai displacement dan nilai story drift, sedangkan untuk beban gempa Andaman ada beberapa bagian yang tidak memenuhi syarat. Untuk nilai base shear, semua jenis beban gempa yang diberikan memenuhi syarat SNI-1726-2019 yaitu harus lebih besar dari 984,59 kN. Dibagian akhir analisis dapat dilihat pengujian daktilitas, dimana dari semua beban gempa yang diberikan, gedung tinjauan mengalami kondisi pasca-elastik terbanyak ketika menerima beban gempa Kobe dibandingkan ketiga beban gempa lainnya.
Tidak Tersedia Deskripsi
ANALISIS KAPASITAS BANGUNAN GEDUNG AKIBAT BEBAN GEMPA DENGAN METODE PUSH OVER ANALYSISRN(STUDI KASUS: GEDUNG IKATAN KELUARGA ALUMNI UNIVERSITAS SYIAH KUALA) (Muhammad Ahsani Taqwim, 2024)
EVALUASI PERILAKU STRUKTUR GEDUNG IKATAN ALUMNI UNIVERSITAS SYIAH KUALA AKIBAT BEBAN GEMPA DENGAN TIME HISTORY ANALYSIS (ALDI ARISYI, 2021)
EVALUASI PERILAKU STRUKTUR BANGUNAN BETON BERTULANG AKIBAT GEMPA DENGAN METODE TIME HISTORY ANALYSISRN(STUDI KASUS: GEDUNG BARU DPRK BANDA ACEH) (FITRI HASDANITA, 2014)
EVALUASI KINERJA STRUKTUR GEDUNG IKATAN ALUMNI UNIVERSITAS SYIAH KUALA AKIBAT BEBAN GEMPA DENGAN PUSHOVER ANALYSIS (ABDUH SHOOFII PARINDURI, 2021)
EVALUASI PERILAKU STRUKTUR BETON BERTULANG AKIBAT GEMPA DENGAN METODE TIME HISTORY ANALYSIS (STUDI KASUS: GEDUNG HOTEL BANDA ACEH) (Delti Ayuna, 2016)