<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="92268">
 <titleInfo>
  <title>ANALISIS PENGARUH ATENUASI DAN INTERFERENSI TERHADAP KINERJA SISTEM KOMUNIKASI MILIMETER WAVE 5G FULLDUPLEX</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>ANGGA FIANZA ZULMUQADDIS</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Universitas Syiah Kuala</publisher>
   <dateIssued>2021</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Null</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>-Peningkatan jumlah pengguna mobile dalam beberapa dekade terakhir&#13;
ini menyebabkan kebutuhan teknologi komunikasi dengan kecepatan dan&#13;
kapasitas yang tinggi juga semakin besar. Milimeter wave (mmWave) merupakan&#13;
salah satu teknologi pendukung 5G untuk sistem komunikasi nirkabel yang&#13;
memiliki kelebihan diantaranya berupa kecepatan transfer data dan bandwidth&#13;
yang tinggi, sehingga menjadikan teknologi ini sebagai teknologi komunikasi&#13;
yang paling menjanjikan di masa depan. Akan tetapi, sistem komunikasi nirkabel&#13;
mmWave 5G juga rentan terhadap permasalahan lintasan propagasi yang&#13;
menyebabkan penurunan kinerja, diantaranya seperti faktor multipath fading dan&#13;
atenuasi (redaman) yang disebabkan oleh hujan ataupun material penghalang&#13;
disekitarnya. Peningkatan kinerja sistem komunikasi mmWave 5G dapat diperoleh&#13;
dengan penggunaan metode full-duplex (FD) dimana metode ini dapat melakukan&#13;
transmisi data dengan frekuensi kerja yang sama antara pemancar dan penerima&#13;
pada waktu yang bersamaan. Disamping itu, metode FD juga memiliki&#13;
kekurangan yaitu berupa self-interference (SI) yang sering terjadi antara pemancar&#13;
dan penerima karena jarak tempuh gelombang mmWave lebih pendek. Oleh sebab&#13;
itu, penelitian ini merancang sebuah model sistem komunikasi mmWave 5G&#13;
berbasis metode FD pada frekuensi kerja 28 GHz. Selanjutnya dilakukan analisis&#13;
tehadap beberapa parameter kinerja seperti atenuasi, daya terima, dan nilai SI&#13;
terhadap jarak antara UE dan BTS. Hasil simulasi nilai atenuasi dan SI pada&#13;
sistem komunikasi mmWave 5G menunjukkan bahwa sistem kinerja yang baik&#13;
untuk sistem komunikasi mmWave diperoleh pada jarak dibawah 100 m karena&#13;
daya terima yang dihasilkan pada jarak terebut adalah diatas -80 dBm.&#13;
Berdasarkan hasil simulasi diperoleh bahwa kinerja sistem metode FD dengan&#13;
kualitas sinyal yang lebih baik dan bit rate dua kali lebih besar dibandingkan&#13;
dengan metode half-duplex (HD) sedangkan untuk kualitas informasi yang&#13;
diterima berdasarkan nilai Eb/No untuk metode HD lebih baik dibandingkan&#13;
metode FD.</note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>92268</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2021-08-10 17:11:32</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2021-08-13 14:17:10</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>