<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="92258">
 <titleInfo>
  <title>ALTERNATIF PENGGUNAAN BAJA SEBAGAI KONSTRUKSI UTAMA RUMOH ACEH</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>NURUL FATHIYYAH</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Universitas Syiah Kuala</publisher>
   <dateIssued>2021</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Null</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Rumoh Aceh merupakan bangunan tradisional berbentuk rumah panggung dari kayu dan memiliki struktur yang tahan terhadap gempa bumi maupun tsunami. Ketersediaan material kayu dan tingginya harga perawatan kayu pada masa kini berdampak terhadap keberadaan Rumoh Aceh di lingkungan masyarakat. Baja merupakan salah satu material yang dapat menjadi pilihan untuk menggantikan kayu karena memiliki kekuatan mutu tinggi, kekakuan, dan daktilitas yang baik dalam menahan deformasi. Penelitian ini bertujuan untuk menggunakan baja sebagai alternatif pengganti kayu pada struktur utama Rumoh Aceh, menganalisis kapasitas struktur, dan membandingkan perilaku struktur Rumoh Aceh dari kayu serta baja. Pemodelan struktur Rumoh Aceh dengan luas bangunan 208,84 m2 dilakukan sebanyak dua kali menggunakan bantuan program SAP2000 versi 22. Pertama: struktur kayu menggunakan kolom berpenampang lingkaran (D20 cm), balok memanjang (5/23 cm), dan balok melintang (6,5/25 cm). Kedua: struktur baja menggunakan profil baja circullar hollow (165,2 x 4,5 mm) untuk kolom, wide flange (WF 175 x 175 x 7,5 x 11 mm) untuk balok melintang, wide flange (WF 175 x 125 x 5,5 x 8 mm) untuk balok utama memanjang, dan wide flange (WF 125 x 125 x 6,5 x 9 mm) untuk balok anak memanjang.  Analisis dinamis ragam respon spektrum merupakan metode untuk mengetahui perilaku struktur (perpindahan, simpangan antar tingkat, dan gaya geser dasar) pada bangunan terhadap gempa bumi. Hasil penelitian menunjukkan struktur Rumoh Aceh dari kayu dan baja memiliki ketahanan terhadap beban gempa berdasarkan SNI 7973:2013 serta SNI 1729:2020. Perilaku struktur yang terjadi pada kedua pemodelan memenuhi syarat SNI 1726:2019 dan menunjukkan bahwa perpindahan, simpangan antar tingkat, serta gaya geser dasar pada struktur Rumoh Aceh yang menggunakan kayu lebih besar dari pada struktur Rumoh Aceh yang mengggunakan baja. &#13;
&#13;
Kata kunci: rumoh aceh, struktur kayu, struktur baja, perilaku struktur, respon spektrum.</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <subject authority="">
  <topic>STEEL - BUILDING CONSTRUCTION</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>EARTHQUAKE - RESISTANT CONSTRUCTION - BUILDINGS</topic>
 </subject>
 <classification>693.71</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>92258</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2021-08-09 19:38:13</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2022-08-08 15:49:37</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>