<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="92257">
 <titleInfo>
  <title>HUBUNGAN USIA KEHAMILAN DAN LAMANYA KETUBAN PECAH DINI DENGAN RISIKO SEPSIS NEONATORUM</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Mardani</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Universitas Syiah Kuala</publisher>
   <dateIssued>2021</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Null</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Pendahuluan: Ketuban Pecah Dini (KPD) merupakan salah satu penyakit yang dapat&#13;
meningkatkan risiko terjadinya sepsis neonatorum.&#13;
Tujuan: Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor yang paling berpengaruh terhadap timbulnya sepsis neonatorum pada pasien KPD di RSUDZA Banda Aceh.&#13;
Metode: Jenis penelitian ini adalah penelitian analitik dengan rancangan cross- sectional pada bulan April hingga Oktober 2019 dengan menggunakan metode consecutive sampling. Data penelitian ini didapat dengan menggunakan data rekam medik. Sampel dalam penelitian ini sebanyak 164 orang.&#13;
Hasil: Hasil uji analisis Chi-Square menunjukkan terdapat hubungan antara usia kehamilan (p=0,000) dan lama KPD (p=0,000) dengan risiko sepsis neonatorum. Hasil analisis multivariat dengan menggunakan uji regresi logistik menunjukkan bahwa usia kehamilan merupakan faktor yang paling berpengaruh terhadap kejadian sepsis neonatorum (p=0,000) dan memiliki korelasi yang paling kuat dengan kejadian sepsis neonatorum (OR=36,09).&#13;
Kesimpulan: Berdasarkan hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa usia kehamilan</note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>92257</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2021-08-09 18:40:09</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2021-08-19 10:19:33</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>