ANALISIS DAYA DUKUNG PONDASI TIANG PANCANG MENGGUNAKAN METODE STATIS PADA LOKASI GEDUNG PT BANK ACEH SYARIAH BANDA ACEH | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    NULL

ANALISIS DAYA DUKUNG PONDASI TIANG PANCANG MENGGUNAKAN METODE STATIS PADA LOKASI GEDUNG PT BANK ACEH SYARIAH BANDA ACEH


Pengarang

Muhammad Khairi - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

1704101010024

Fakultas & Prodi

Fakultas Teknik / Teknik Sipil (S1) / PDDIKTI : 22201

Subject
-
Kata Kunci
-
Penerbit

Banda Aceh : Universitas Syiah Kuala., 2021

Bahasa

Indonesia

No Classification

-

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Gedung PT Bank Aceh Syariah akan direncanakan pembangunannya di jalan Tgk. Daud Beureueh, Bandar Baru, Kecamatan Kuta Alam, Kota Banda Aceh. Gedung ini direncanakan sebagai gedung 7 lantai dengan basement. Oleh karena itu, perhitungan daya dukung pondasi pada gedung ini adalah hal penting yang harus dilakukan. Dalam merancang pondasi, ada banyak hal yang dipertimbangkan, seperti beban yang dipikul, susunan lapisan tanah, jenis pondasi, daya dukung pondasi, dan lain-lain. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis daya dukung pondasi tiang pancang menggunakan metode statis kombinasi, yaitu Meyerhoff – Alpha, Meyerhoff – Lamda, Meyerhoff – Beta, Janbu – Alpha, Janbu – Lamda, dan Janbu – Beta, dimana metode Meyerhoff dan Janbu digunakan untuk menghitung tahanan ujung, sedangkan metode Alpha, Lamda, dan Beta digunakan untuk menghitung tahanan gesek. Pada penelitian ini juga dihitung daya dukung berdasarkan diameter tiang rencana, yaitu 0,3 m, 0,4 m, 0,5 m, dan 0,6 m. Penelitian ini menggunakan data hasil pengujian sampel tanah di Laboratorium Mekanika Tanah Fakultas Teknik Universitas Syiah Kuala yang diperoleh dari 3 titik, yaitu BH-01, BH-02, dan BH-03. Data laboratorium tersebut berisi variabel yang dibutuhkan dalam perhitungan daya dukung menggunakan metode-metode statis yang telah disebutkan. Variabel tersebut berupa parameter kuat geser, index properties tanah, dan lain-lain. Daya dukung terkecil diperoleh dengan kombinasi metode Janbu - Beta pada BH-03 dengan diameter tiang 0,3 m pada kedalaman 20 m dengan Qu = 70,401 ton dan Qa = 28,160 ton. Daya dukung terbesar diperoleh dengan kombinasi metode Meyerhoff - Alpha pada BH-01 dengan diameter tiang 0,6 m pada kedalaman 30 m dengan Qu = 400,525 ton dan Qa = 160,210 ton.

Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK