<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="92205">
 <titleInfo>
  <title>PRIORITAS PENANGANAN KAWASAN PERMUKIMAN KUMUH DI KECAMATAN KRUENG BARONA JAYA KABUPATEN ACEH BESAR.</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Khalif</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Universitas Syiah Kuala</publisher>
   <dateIssued>2021</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Null</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>PRIORITAS PENANGANAN KAWASAN PERMUKIMAN KUMUH DI KECAMATAN KRUENG BARONA JAYA KABUPATEN ACEH BESAR&#13;
&#13;
Khalif&#13;
NIM 1704201010033&#13;
Program Studi Magister Teknik Sipil &#13;
Jurusan Teknik Sipil - Fakultas Teknik &#13;
Universitas Syiah Kuala&#13;
&#13;
Abstrak&#13;
Kecamatan Krueng Barona Jaya merupakan salah satu kawasan permukiman kumuh perkotaan terluas di wilayah administrasi Kabupaten Aceh Besar yang mencapai 54,22 ha. Seluruh gampong di wilayah Kecamatan Krueng Barona Jaya terindentifikasi sebagai kawasan kumuh. Mengingat seluruh gampong di Kecamatan Krueng Barona Jaya merupakan kawasan kumuh, maka perlu dicarikan skala prioritas penanganan dengan mempertimbangkan berbagai kriteria. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kriteria yang dominan perlu dipertimbangkan dalam penanganan kawasan permukiman kumuh dan menganalisis urutan prioritas penanganan kawasan permukiman kumuh di Kecamatan Krueng Barona Jaya. Penelitian ini menggunakan pendekatan metode kuantitatif melalui kuesioner. Teknik sampling yang digunakan adalah purposive sampling yaitu pengambilan sampel dengan pertimbangan yang didasarkan pada pemangku kepentingan dan pengambil kebijakan (stakeholders) yang tergabung dalam Kelompok Kerja Perumahan Kawasan Permukiman (Pokja PKP) Kabupaten Aceh Besar. Responden ditetapkan sebanyak 6 stakeholders yaitu Asisten Sekretariat Daerah Kabupaten Aceh Besar, Koordinator Program Kotaku Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Kabupaten Aceh Besar, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Aceh Besar, Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kabupaten Aceh Besar, Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Aceh Besar, dan Camat Krueng Barona Jaya. Kriteria yang ditinjau adalah bangunan gedung, jalan lingkungan, penyediaan air minum, drainase lingkungan, pengelolaan air limbah, pengelolaan persampahan, dan proteksi kebakaran. Teknik analisis data digunakan Analisis Multi Kriteria (AMK). Hasil penelitian menunjukkan bahwa kriteria yang dominan perlu dipertimbangkan dalam penanganan kawasan permukiman kumuh adalah kriteria bangunan gedung. Prioritas utama dalam penanganan kawasan permukiman kumuh di Kecamatan Krueng Barona Jaya adalah Gampong Gla Deyah sebagai prioritas 1, Gampong Gla Meunasah Baro sebagai prioritas 2, dan Gampong Lampermai sebagai prioritas 3.&#13;
&#13;
Kata Kunci: Prioritas, permukiman, kumuh, kriteria,  AMK&#13;
</note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>92205</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2021-08-05 18:37:51</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2021-08-06 15:16:34</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>