ANALISIS PERPINDAHAN PANAS PADA INKUBATOR PENETAS TELUR DENGAN MENGGUNAKAN LAMPU PIJAR SEBAGAI PEMANAS | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    NULL

ANALISIS PERPINDAHAN PANAS PADA INKUBATOR PENETAS TELUR DENGAN MENGGUNAKAN LAMPU PIJAR SEBAGAI PEMANAS


Pengarang

DITYA RISWANDHA - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

1704102010021

Fakultas & Prodi

Fakultas Teknik / Teknik Mesin (S1) / PDDIKTI : 21201

Subject
-
Kata Kunci
-
Penerbit

Banda Aceh : Universitas Syiah Kuala., 2021

Bahasa

Indonesia

No Classification

-

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

iAbstrak

Salah satu usaha kegiatan yang disukai oleh mayarakat desa adalah usaha peternakan unggas. Hal ini terjadi karena masa panennya cepat dan pasarnya pun mudah, terutama untuk konsumsi masyarakat pada Provinsi Nanggroe Aceh Darussalam. Akibat banyaknya masyarakat yang berusaha beternak itik, ayam potong dan petelur masalah yang timbul adalah penyediaan bibit unggas tersebut. Selama ini bibit unggas di daerah Provinsi Aceh diperoleh sebagian kecil dari masyarat Aceh sendiri dan selebihnya dipasuk dari Sumatera Utara. Ini menyebabkan berfluktuasinya penyediaan bibit unggas yang akhirnya akan terganggunya usaha peternakan unggas masyarakat di daerah Provinsi Aceh. Melihat permasalahan tersebut penelitian ini ingin mendapatkan suatu sistem pemanas inkubator bertingkat yang memperoleh temperatur seragam untuk meningkatkan efisiensi pengetasan yang lebih baik. Pengujian dilakukan dengan melihat distribusi temperatur di ruang Inkubator penetas telur. Sehingga, pengukuran distribusi temperatur (37?C - 38?C) pada titik-titik tertentu yang melalui saluran uji adalah hal yang utama dilakukan. Variasi yang dilakukan pada penelitian ini adalah jumlah bola lampu pijar (4,6,8,10, dan 12) yang berbeda juga adanya atau tidak plat seng dibawah lampu dengan daya yang sama (160 Watt). Inkubator akan menyala pada temperatur 37?C dan akan mati secara otomatis pada temperatur 38?C dikarenakan adanya pengaruh dari thermostat. Setelah dilakukan pengujian didapatkan hasil temperatur pengetasan sebesar 0,9?C pada 4 (empat) bola lampu dengan tidak menggunakan plat seng dibawah lampu dan sebesar 0,8?C pada 4 (empat) bola lampu dengan menggunakan plat seng dibawah lampu. Tetapi, ada perbandingan yang kecil senilai 0,4?C pada 12 (dua belas) bola lampu dengan tidak menggunakan plat seng dibawah lampu dan sebesar 0,3?C pada 12 (dua belas) bola lampu dengan menggunakan plat seng dibawah lampu. Juga hasil pengetasan senilai 96 % dengan pengaruh adanya atau tidak plat seng dibawah lampu pijar. Perihal ini ialah proses perpindahan panas serta efisiensi dari pengetasan yang baik.
Kata Kunci : Inkubator telur, Temperatur, Lampu pijar.

Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK