<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="92190">
 <titleInfo>
  <title>KAJI POTENSI ENERGI ANGIN PADA PEGUNUNGAN TEPI LAUT KRUENG RAYA ACEH BESAR</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>RIZKI AULIA RAHMAN</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Universitas Syiah Kuala</publisher>
   <dateIssued>2021</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Null</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Potensi energi angin di daerah pegunungan yang berdekatan dengan laut masih sangat sedikit yang dimanfaatkan sehingga diperlukan penelitian lebih lanjut sehingga dapat dimanfaatkan agar menjadi energi yang berguna. Untuk mengetahui besarnya potensi energi angin pada kawasan Krueng Raya maka dilakukan pengukuran kecepatan angin. Berdasarkan penelitian sebelumnya pada daerah pegunungan memiliki intensitas kecepatan angin yang tinggi dan kecepatan angin terendah terjadi pada daerah dataran rendah sedangkan untuk daerah pantai memiliki intensitas kecepatan angin diantara dataran tinggi dan dataran rendah. Dengan berbedanya kecepatan yang diperoleh dari suatu tempat maka daya yang dihasilkan juga sangat berbeda. Maka dari itu penelitian yang telah dilakukan pada kawasan Krueng Raya Aceh Besar dimana kawasan tersebut merupakan kawasan pegunungan yang langsung berhadapan dengan laut dan memiliki intensitas kecepatan angin rata-rata 4-5 m/s selama 7 jam dengan jumlah daya listrik yang dihasilkan sebesar 200,20 Watt pada kecepatan angin 5 m/s. Hasil dari penelitian tersebut dapat disimpulkan bahwa kawasan pegunungan yang dekat dengan laut memiliki potensi energi angin yang lebih tinggi</note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>92190</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2021-08-05 12:12:01</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2021-08-09 15:12:16</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>