NORMA SOSIAL DAN NORMA SOSIOMATEMATIK DALAM PEMBELAJARAN SPASIAL SECARA DARING | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    NULL

NORMA SOSIAL DAN NORMA SOSIOMATEMATIK DALAM PEMBELAJARAN SPASIAL SECARA DARING


Pengarang

Devi Arhami Putri - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

1906203020013

Fakultas & Prodi

Fakultas KIP / Pendidikan Matematika (S2) / PDDIKTI : 84102

Subject
-
Kata Kunci
-
Penerbit

Banda Aceh : Universitas Syiah Kuala., 2021

Bahasa

Indonesia

No Classification

-

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Pembelajaran matematika membutuhkan interaksi yang intensif antara guru dan siswa agar konsep matematika dapat diterima oleh siswa dengan baik. Adapun interaksi dalam pembelajaran matematika dikelompokkan menjadi norma sosial dan norma sosiomatematik. Salah satu kemampuan matematika yang dapat dibangun melalui norma sosial dan norma sosiomatematik adalah penalaran spasial pada materi kubus dan balok. Pandemi COVID-19 mengakibatkan pembelajaran harus dilakukan secara daring. Namun, norma sosial dan norma sosiomatematik dalam pembelajaran harus dilaksanaan. Penelitian terkait norma sosial dan norma sosiomatematik dalam pembelajaran daring belum banyak dilakukan. Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan pelaksanaan norma sosial dan norma sosiomatematik dalam pembelajaran spasial secara daring. Penelitian ini merupakan studi kasus pembelajaran spasial secara daring terhadap 15 orang siswa kelas VIII SMP Negeri 10 Banda Aceh. Subjek penelitian ini adalah guru praktik, guru sekolah yang mengajar matematika di kelas tersebut, dan tiga orang siswa yang dipilih secara purposive. Data dalam penelitian diperoleh dari cuplikan percakapan guru dan siswa selama pembelajaran daring dan cuplikan wawancara peneliti dengan subjek. Instrumen yang digunakan berupa tabel instrumen observasi norma sosial dan norma sosiomatematik, serta pedoman wawancara semi terstruktur. Data dikumpulkan melalui rekaman video, rekaman audio, dan catatan lapangan. Data dianalisis menurut tahapan analisis data kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan satu dari tiga norma sosial yang terlaksana yaitu justification norm dan empat dari enam norma sosiomatematik yang terlaksana yaitu non-ambiguity norm, mathematical differentiation norm, validation norm dan relevance norm. Pelaksanaan norma sosial dan norma sosiomatematik dipengaruhi oleh ekspektasi guru, kemampuan guru dalam mengajukan pertanyaan, dan minat belajar siswa. Temuan tersebut diharapkan memberi gambaran kelemahan pembelajaran daring sehingga dapat dirancang strategi untuk dapat mengakomodasi hal tersebut.

Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK