ANALISA PENERAPAN SISTEM RESI GUDANG UNTUK KOMODITI MINYAK NILAM (STUDI KASUS: KELOMPOK PETANI NILAM KABUPATEN ACEH JAYA) | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    NULL

ANALISA PENERAPAN SISTEM RESI GUDANG UNTUK KOMODITI MINYAK NILAM (STUDI KASUS: KELOMPOK PETANI NILAM KABUPATEN ACEH JAYA)


Pengarang

MUNZIRI - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

1704206010006

Fakultas & Prodi

Fakultas Teknik / Teknik Industri (S2) / PDDIKTI : 26101

Subject
-
Kata Kunci
-
Penerbit

Banda Aceh : Universitas Syiah Kuala., 2021

Bahasa

Indonesia

No Classification

-

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Komoditi minyak nilam telah lama menjadi salah satu bahan baku industri. Beberapa industri yang menjadikan komoditi tersebut sebagai bahan baku utama diantaranya adalah industri parfum, farmasi, dan herbal. Di tahun 90-an komoditi ini menjadi populer dikalangan petani khususnya di wilayah Kabupaten Aceh Jaya karena memiliki daya jual yang cukup tinggi, sehingga sebagian besar petani di daerah tersebut fokus mengembangkan lahan perkebunan nilam. Dengan potensi yang cukup menggiurkan tersebut, banyak kalangan yang turut berkontribusi dan memanfaatkan peluang industri minyak nilam. BSN telah mengeluarkan standar kualitas minyak nilam yang ditetapkan pada dokumen SNI 06-2385-2006, sehingga setiap industri dapat mengacu kepada standard tersebut. Namun seiring dengan perkembangannya, mulai muncul fenomena kemerosotan harga jual komoditi minyak nilam yang sampai saat ini menjadi salah satu masalah utama yang dihadapi oleh para stakeholders dalam jaringan perdagangan minyak nilam terutama bagi para petani. Petani sulit untuk melakukan tunda jual pada saat harga minyak nilam turun, sehingga dengan demikian para petani mendapatkan penghasilan yang cenderung minim. Alih-alih mengembangkan lahan perkebunan nilam, petani saat ini mulai berangsur mengalih fungsikan lahan tersebut dengan komoditi lain untuk mempertahankan perekonomiannya. Permasalahan ini diidentifikasi mulai dari seluruh entitas yang berkontribusi dalam sistem rantai pasok hingga memperhitungkan besarnya kontribusi masing-masing entitas terhadap industri minyak nilam di Kabupaten Aceh Jaya. Dalam penelitian ini mengkaji manfaat penyelenggaraan Sistem Resi Gudang (SRG) komoditi nilam yang bertujuan untuk memberikan alternatif solusi dalam menstabilkan harga jual khususnya terhadap penerimaan para petani. Dengan stabilitas harga tersebut petani dapat meningkatkan kembali produktivitas minyak nilam sehingga dapat memasok kebutuhan minyak nilam dunia secara optimal.

Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK