<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="92119">
 <titleInfo>
  <title>RANCANG BANGUN SISTEM KENDALI ATTITUDEHOLD SATU DERAJAT KEBEBASAN BERBASIS METODE PID UNTUK PENGGERAK DUA ROTOR</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Andi Prianto</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Universitas Syiah Kuala</publisher>
   <dateIssued>2021</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Null</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Sistem kendali attitude hold pada multirotor adalah sebuah sistem kendali&#13;
penjaga sikap untuk mempertahankan sikap stabil saat terbang. Sistem attitude hold&#13;
pada penelitian ini diaplikasikan dalam bentuk seesaw atau pengungkit yang&#13;
merupakan salah satu bentuk pesawat sederhana dari lengan kuasa. Penelitian ini&#13;
merupakan sistem kendali penjaga sikap pada seesaw diatur di 1 derajat kebebasan&#13;
(DOF) yang ditetapkan sebagai setpoint pada kemiringan 0°. Kestabilan pada&#13;
seesaw dikendalikan dengan metode kendali PID, yang merupakan sistem&#13;
pengendali yang berfungsi untuk mencari nilai kestabilan sehingga respon sistem&#13;
yang diperoleh dapat mencapai setpoint dengan baik. Maka dari itu diperlukan&#13;
sistem penyeimbang yang dapat membaca sudut kemiringan pada lengan seesaw.&#13;
Pembacaan sudut tersebut menjadi acuan kecepatan putaran baling-baling motor&#13;
brushless dc (BLDC). Sensor yang digunakan adalah gyroscope. Sensor tersebut&#13;
terdapat dalam modul IMU MPU-6050. Baling-baling menggunakan akuator&#13;
berupa dua motor BLDC 920 kv kontroler berupa Electronic Speed Control (ESC).&#13;
Setpoint ditentukan pada kemiringan 0° terhadap gaya gerak 1 DOF lengan. Motor&#13;
BLDC kanan dan kiri melakukan variasi kecepatan putaran ketika pembacaan sudut&#13;
idak sama dengan setpoint. Motor BLDC kiri akan melakukan putaran CW dan&#13;
motor BLDC kanan melakukan putaran CCW untuk membuat gaya angkat&#13;
sehingga mencapai kestabilan. Pengaruh besarnya variasi kecepatan baling-baling&#13;
yang diberikan yaitu berdasarkan besarnya nilai eror yang terjadi antara setpoint&#13;
dengan input. Penelitian ini telah menghasilkan prototipe alat yang dapat bekerja&#13;
pada kemiringan -30 derajat hingga 30 derajat dengan setpoint stabil pada 0 derajat.&#13;
Dari perhitungan penalaan konstanta PID Ziegler-Nichols kurva reaksi didapat nilai&#13;
Kp = 2,94, Ki = 1,2 dan Kd = 0,33. Dari hasil nilai penalaan tersebut didapatkan&#13;
hasil stabil sesuai terhadap setpoint dengan hasil pengujian PID dengan nilai rise&#13;
time= 18 detik, setling time= 7,5 detik, overshoot= 3,1%, peak time= 18 detik.</note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>92119</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2021-08-02 14:35:33</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2021-08-03 12:20:33</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>