<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="92082">
 <titleInfo>
  <title>ANALISIS DAYA DUKUNG TIANG PANCANG DENGAN MENGGUNAKAN DATA KALENDERING DAN DATA SPT (STUDI KASUS PROYEK JEMBATAN BINTAH ACEH JAYA)</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>CUT LUTFIA KHALISA</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Universitas Syiah Kuala</publisher>
   <dateIssued>2021</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Null</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Pondasi berfungsi untuk menyalurkan beban dari bangunan di atasnya ke lapisan tanah dasar (bearing layer) di bawah pondasi. Kedalaman pondasi sesuai dengan hasil penyelidikan tanah yang dapat memikul beban konstruksi tersebut. Penelitian yang dilakukan adalah menganalisis perhitungan daya dukung pondasi. Objek yang menjadi tinjauan dalam penelitian ini adalah Jembatan Bintah, Kabupaten Aceh Jaya. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis daya dukung pondasi tiang pancang menggunakan 5 metode dinamis yaitu metode Janbu, AASHTO, ENR-Modified, NavyMckay dan Eytelwein serta metode Meyerhof. Penelitian ini menggunakan data kalendering dan data SPT. Tujuan lainnya adalah untuk mengetahui apakah perencanaan daya dukung yang dilakukan aman atau tidak. Hasil yang didapatkan dari penelitian ini adalah nilai daya dukung izin tiang pancang, dimana nilai daya dukung metode dinamis terbesar didapatkan dari metode AASHTO pada pilar 2 yaitu sebesar &#13;
7500 ton dengan nilai final set 1 mm dan nilai daya dukung terendah diperoleh dari metode Janbu pada pilar 1 yaitu sebesar 133,517 ton dengan nilai final set 6 mm. Berdasarkan perbandingan antara nilai final set dan daya dukung, menghasilkan nilai &#13;
daya dukung yang meningkat seiring dengan penurunan nilai final set, begitupun sebaliknya. Dari perhitungan dengan menggunakan data SPT, didapat nilai daya dukung pada data BOR-01 sebesar 154,069 ton dan pada data SPT BOR-02 sebesar 153,232 ton. Hampir semua perhitungan statis pada titik BOR-01 dan BOR-02 lebih kecil dari perhitungan dinamis pada pilar 1 dan pilar 2 sehingga perencanaan dapat dikatakan aman.&#13;
&#13;
Kata kunci: Daya dukung, data kalendering, data SPT, metode dinamis, metode statis</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <subject authority="">
  <topic>BRIDGES - CONSTRUCTION</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>PILE FOUNDATIONS</topic>
 </subject>
 <classification>624.154</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>92082</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2021-07-29 17:52:26</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2023-08-31 10:00:42</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>