FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KEJADIAN PERISAKAN DI TEMPAT KERJA (WORKPLACE PERISAKAN) PADA PERAWAT DI RUMAH SAKIT UMUM DAERAH KOTA BANDA ACEH | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    NULL

FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KEJADIAN PERISAKAN DI TEMPAT KERJA (WORKPLACE PERISAKAN) PADA PERAWAT DI RUMAH SAKIT UMUM DAERAH KOTA BANDA ACEH


Pengarang

LAINATUSSIFAH QAMAL - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

1712201010014

Fakultas & Prodi

Fakultas Keperawatan / Ilmu Keperawatan (S2) / PDDIKTI : 14101

Subject
-
Kata Kunci
-
Penerbit

Banda Aceh : Universitas Syiah Kuala., 2021

Bahasa

Indonesia

No Classification

-

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Perisakan di tempat kerja adalah salah satu masalah psikologis yang sering dialami oleh perawat di tempat kerja, Kejadian perisakan di tempat kerja lebih banyak ditemukan pada pekerjaan dengan tingkat stressor yang tinggi. Perisakan di tempat kerja akan memberikan dampak negatif bagi individu maupun organisasi, namun hasil penelitian menunjukkan bahwa kejadian perisakan masih banyak dialami oleh perawat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor - faktor yang berhubungan dengan kejadian perisakan yang dialami oleh perawat di tempat kerja di Kota Banda Aceh. Desain penelitian menggunakan cross sectional study. Sampel diambil secara total sampling dengan jumlah 196 orang perawat. Hasil uji statistik didapatkan faktor yang berhubungan dengan kejadian perisakan di tempat kerja adalah usia = 0,001, masa kerja = 0,000, pendapatan = 0,022, jabatan = 0,001, status kepegawaian = 0,033 dan iklim organisasi = 0,000. Selanjutnya dari hasil analisis multivariate didapatkan faktor masa kerja merupakan faktor yang paling berhubungan dengan kejadian perisakan pada perawat di tempat kerja dengan OR = 5,420 dan faktor organisasi juga faktor dominan dengan perisakan di tempat kerja dengan nilai OR = 3,483. Hasil penelitian ini diharapkan agar pihak rumah sakit dapat memperbaiki iklim organisasi yang kurang baik dengan memperjelas pembagian tugas berdasarkan jenjang karir perawat.

Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK