Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
NULL
ANALISIS DAYA DUKUNG PONDASI TIANG PANCANG DENGAN METODE STATIS DAN METODE DINAMIS (STUDI KASUS: PROYEK JEMBATAN RAYEUK PANGE KABUPATEN ACEH UTARA)
Pengarang
CUT SITTI RAFIDATUL HILDAYANI - Personal Name;
Dosen Pembimbing
Nomor Pokok Mahasiswa
1704101010016
Fakultas & Prodi
Fakultas Teknik / Teknik Sipil (S1) / PDDIKTI : 22201
Penerbit
Banda Aceh : Universitas Syiah Kuala., 2021
Bahasa
Indonesia
No Classification
624.284
Literature Searching Service
Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)
Abstrak
Jembatan merupakan struktur yang dibuat untuk menyeberangi jurang atau rintangan seperti sungai, rel kereta api ataupun jalan raya. Jembatan terdiri dari struktur bawah (sub structure) dan struktur atas (upper structure). Perencanaan pondasi dikatakan benar apabila beban yang diteruskan pondasi ke tanah tidak melampaui kekuatan tanah yang bersangkutan. Perhitungan daya dukung pondasi merupakan suatu hal yang perlu diperhatikan dalam perencanaan pondasi. Metode yang digunakan dalam penelitian ini disesuaikan dengan kelengkapan data yang diimplementasikan ke dalam rumus yang digunakan. Tujuan dari penelitian yang dilakukan adalah untuk mengetahui dan menganalisis nilai daya dukung pondasi tiang pancang dengan menggunakan data SPT (Standard Penetration Test) dan data kalendering pada pembangunan Jembatan Rayeuk Pange, Aceh Utara. Terdapat 12 titik pancang dan 3 titik bor hole yang digunakan sebagai tinjauan pada penelitian ini. Data tersebut dianalisis menggunakan metode statis (L. Decourt) dan 5 (lima) metode dinamis menurut Bowles (1993) metode Hiley, Gates, Danish, Pacific Coast Uniform Building Code (PCUBC), dan Canadian National Building Code (CNBC). Hasil yang didapatkan dari penelitian ini berupa nilai daya dukung tiang dengan diameter 50 cm dan kedalaman pada 40 m dan 24 m. Daya dukung terbesar pada metode statis terdapat pada bor hole 1 (BH-01) yaitu sebesar 99,587 ton. Daya dukung terbesar pada metode dinamis terdapat pada metode Gates yaitu sebesar 1559,670 ton. Daya dukung terkecil pada metode statis terdapat pada bor hole 3 (BH-03) yaitu sebesar 47,977 ton. Daya dukung terkecil pada metode dinamis terdapat pada metode PCUBC yaitu sebesar 19,041 ton.
Kata kunci: Pondasi tiang pancang, metode statis, metode dinamis, daya dukung pondasi
Tidak Tersedia Deskripsi
PERBANDINGAN DAYA DUKUNG MENGGUNAKAN METODE STATIS, DINAMIS, DAN HASIL UJI PDA PONDASI TIANG PANCANG JEMBATAN PEUREULAK (Dhanni Riyanda, 2022)
ANALISIS PERBANDINGAN KAPASITAS DAYA DUKUNG PONDASI TIANG BOR DAN TIANG PANCANG PADA JEMBATAN ALUE BAKAU I KOTA LANGSA (NURUL AMELIA NANDA, 2024)
ANALISIS DAYA DUKUNG TIANG PANCANG DENGAN MENGGUNAKAN DATA KALENDERING DAN DATA SPT (STUDI KASUS PROYEK JEMBATAN BINTAH ACEH JAYA) (CUT LUTFIA KHALISA, 2021)
KAJIAN DAYA DUKUNG PONDASI MENGGUNAKAN METODE LUCIANO DECOURT DAN PENURUNAN PONDASI MENGGUNAKAN METODE VESIC (STUDI KASUS: JEMBATAN LUAN LINGGI, KABUPATEN SIMEULUE) (Cut Sitti Rafidatul Hildayani, 2023)
TINJAUAN DAYA DUKUNG PONDASI TIANG PANCANG (PRECAST CONCRETE MINI PILE) DENGAN METODE FORMULA DINAMIS DAN ANALISIS NAVY-MCKAY (Ananda Kiki Rahmita, 2020)