<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="92063">
 <titleInfo>
  <title>ANALISIS DAYA DUKUNG PONDASI TIANG PANCANG DENGAN METODE STATIS DAN METODE DINAMIS (STUDI KASUS:</title>
  <subTitle>PROYEK JEMBATAN RAYEUK PANGE KABUPATEN ACEH UTARA)</subTitle>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>CUT SITTI RAFIDATUL HILDAYANI</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Universitas Syiah Kuala</publisher>
   <dateIssued>2021</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Null</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Abstrak&#13;
&#13;
Jembatan merupakan struktur yang dibuat untuk menyeberangi jurang atau rintangan seperti sungai, rel kereta api ataupun jalan raya.  Jembatan terdiri dari struktur bawah (sub structure) dan struktur atas (upper structure). Perencanaan pondasi dikatakan benar apabila beban yang diteruskan pondasi ke tanah tidak melampaui kekuatan tanah yang bersangkutan. Perhitungan daya dukung pondasi merupakan suatu hal yang perlu diperhatikan dalam perencanaan pondasi. Metode yang digunakan dalam penelitian ini disesuaikan dengan kelengkapan data yang diimplementasikan ke dalam rumus yang digunakan. Tujuan dari penelitian yang dilakukan adalah untuk mengetahui dan menganalisis nilai daya dukung pondasi tiang pancang dengan menggunakan data SPT (Standard Penetration Test) dan data kalendering pada pembangunan Jembatan Rayeuk Pange, Aceh Utara. Terdapat 12 titik pancang dan 3 titik bor hole yang digunakan sebagai tinjauan pada penelitian ini. Data tersebut dianalisis menggunakan metode statis (L. Decourt) dan 5 (lima) metode dinamis menurut Bowles (1993) metode Hiley, Gates, Danish, Pacific Coast Uniform Building Code (PCUBC), dan Canadian National Building Code (CNBC). Hasil yang didapatkan dari penelitian ini berupa nilai daya dukung tiang dengan diameter 50 cm dan kedalaman pada 40 m dan 24 m. Daya dukung terbesar pada metode statis terdapat pada bor hole 1 (BH-01) yaitu sebesar 99,587 ton. Daya dukung terbesar pada metode dinamis terdapat pada metode Gates yaitu sebesar 1559,670 ton. Daya dukung terkecil pada metode statis terdapat pada bor hole 3 (BH-03) yaitu sebesar 47,977 ton. Daya dukung terkecil pada metode dinamis terdapat pada metode PCUBC yaitu sebesar 19,041 ton. &#13;
&#13;
Kata kunci: Pondasi tiang pancang, metode statis, metode dinamis, daya dukung pondasi&#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <subject authority="">
  <topic>BRIDGES - CONSTRUCTION</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>FOUNDATIONS (STRUCTURES) - BRIDGE ENGINEERING</topic>
 </subject>
 <classification>624.284</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>92063</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2021-07-28 15:25:17</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2024-01-04 09:47:56</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>