<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="91916">
 <titleInfo>
  <title>STATUS PENGELOLAAN IKAN TONGKOL LISONG (AUXIS ROCHEI) TERKAIT DENGAN IMPLEMENTASI EAFM (ECOSYTEM APPROACH TO FISHERIES MANAGEMENT) BERDASARKAN DOMAIN SUMBERDAYA IKAN DI PANGKALAN PENDARATAN IKAN (PPI) PUSONG, KOTA LHOKSEMAWE</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Novi Eri Yanti</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Universitas Syiah Kuala</publisher>
   <dateIssued>2021</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Null</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Pengelolaan perikanan dengan Ecosystem Approach to Fisheries Management (EAFM) atau pendekatan ekosistem adalah pengelolaan perikanan secara berkelanjutan, agar pemanfaatan perikanan dapat dimanfaatkan dalam jangka panjang. Tujuan penelitian ini adalah untuk merincikan indikator domain sumberdaya ikan terhadap pengelolaan ikan tongkol lisong berbasis EAFM serta menilai status pengelolaan ikan tongkol lisong (Auxis rochei) berbasis EAFM pada indikator domain sumberdaya ikan di Pangkalan Pendaratan Ikan (PPI) Pusong Kota Lhoksemawe. Penelitian ini dilakukan pada bulan februari 2021 di Pusong, Kota Lhoksemawe. Metode penelitian yang digunakan adalah metode survei. Analisis data menggunakan data dari masing-masing indikator domain sumberdaya ikan, kemudian diolah menggunakan tabulasi data, selanjutnya dianalisis dengan menggunakan komposit sederhana berbasis rataan arimetik, kemudian divisualisasi hasil penelitian dalam model bendera. Hasil penelitian menunjukkan indikator yang tergolong dalam kondisi baik yaitu CPUE dan komposisi spesies hasil tangkapan. Indikator yang tergolong sedang yaitu spesies ETP (Endangered, Threatened, and Protected species) kemudian untuk indikator yang tergolong dalam kondisi buruk yaitu ukuran ikan, proporsi ikan yuwana,  dan range collapse sumberdaya ikan, sehingga perlu adanya perbaikan dalam pengelolaan perikanan secara berkelanjutan. Status pengelolaan ikan tongkol lisong (Auxis rochei) di Pangkalan Pendaratan Ikan (PPI) Pusong menggunakan domain sumberdaya ikan berada dalam kondisi baik dengan perolehan nilai komposit sebesar 68,3 dengan model bendera warna hijau.&#13;
&#13;
Kata Kunci	: Ecosystem Approach to Fisheries Management (EAFM), Tongkol Lisong (Auxis rochei), PPI Pusong.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
</note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>91916</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2021-07-14 15:38:19</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2021-07-14 15:56:35</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>