KAJIAN LAJU INFILTRASI PADA BERBAGAI PENGGUNAAN LAHAN DAN JENIS TANAH DI KECAMATAN BLANG JEURANGO KABUPATEN GAYO LUES | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    NULL

KAJIAN LAJU INFILTRASI PADA BERBAGAI PENGGUNAAN LAHAN DAN JENIS TANAH DI KECAMATAN BLANG JEURANGO KABUPATEN GAYO LUES


Pengarang

R.M Adjie Prakasa - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

1505108010023

Fakultas & Prodi

Fakultas Pertanian / Ilmu Tanah (S1) / PDDIKTI : 54294

Subject
-
Kata Kunci
-
Penerbit

Banda Aceh : Universitas Syiah Kuala., 2021

Bahasa

Indonesia

No Classification

-

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Tanah dan lahan seringkali dianggap sama, padahal kedua istilah tersebut memiliki makna yang berbeda. Tanah merupakan kumpulan dari benda alam di permukaan bumi yang tersusun dalam horizon-horizon, terdiri dari bahan campuran mineral, bahan organik, air dan udara, dan merupakan media untuk tumbuhnya tanaman. Tanah dianggap sebagai tubuh alam yang berdimensi (dalam dan luas) merupakan hasil kerja gaya pembangun dan penghancur dan merupakan tempat bagi tanaman. Sedangkan Lahan adalah permukaan bumi yang berupa tanah, batuan, mineral dan kandungan cairan yang terkandung didalamnya yang memiliki fungsi tersendiri yang dapat dimanfaatkan manusia, Blang jeurango merupakan salah satu kecamatan yang terletak di Kabupaten Gayo Lues dengan berbagai jenis tanaman budidaya, berupa tanaman pangan dan tanaman perkebunan.
Dari berbagai penggunaan lahan, lahan tersebut memiliki kemampuan laju infiltrasi yang berbeda-beda yang pada gilirannya akan berpengaruh terhadap penyimpanan air dan ketersediaan air di dalam tanah. Kecamatan Blang jeurango rentan dengan terjadinya banjir karena laju infiltrasi daerah tersebut lebih kecil dari intensitas hujan.Besarnya banjir yang terjadi tergantung pada perbandingan kemampuan infiltrasi dan intensitas hujan. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah metode survei deskriptif, yaitu dengan melakukan observasi di lapangan dengan pengukuran laju infiltrasi dilakukan dengan menggunakan double ring infiltrometer. Pengamatan juga dilakukan terhadap beberapa parameter adalah : permeabilitas, bulk density, tekstur tanah, C-organik tanah, porositas, dan laju infiltrasi. Objek penelitian adalah Desa Blang Jerango di Kabupaten Gayo Lues
Laju infiltrasi rata-rata lapangan SPL 1 dan SPL 5 memiliki klasifikasi agak cepat yaitu (7,70 - 11,0 cm jam^(-1)), laju infiltrasi rata-rata lapangan SPL 2 dan SPL 4 memiliki klasifikasi cepat yaitu (14,9-15,6 cm jam^(-1)), laju infiltrasi rata-rata lapangan SPL 6 dan SPL 7 memiliki klasifikasi sangat cepat yaitu (34,18-40 cm jam^(-1)), laju infiltrasi rata-rata lapangan SPL 3 memiliki klasifikasi agak lembat yaitu (2,5 cm jam^(-1)).

Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK