<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="91817">
 <titleInfo>
  <title>KEMAMPUAN SPASIAL SISWA SMP MELALUI ELPSA FRAMEWORK</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>NURUL HAFNI</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Universitas Syiah Kuala</publisher>
   <dateIssued>2021</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Null</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Nurul Hafni (2021), Kemampuan Spasial Siswa SMP melalui ELPSA framework&#13;
 &#13;
Kemampuan spasial merupakan salah satu kemampuan yang diperlukan dalam&#13;
mempelajari geometri yang membutuhkan interpretasi visual. Untuk itu siswa&#13;
harus mengembangkan penginderaan spasialnya agar dapat memahami hubungan&#13;
dan sifat-sifat geometri dengan mudah. Namun, kenyataan menunjukkan bahwa&#13;
kemampuan spasial siswa rendah. Siswa kesulitan dalam mengkontruksi dan&#13;
memvisualkan bentuk bangun geometri. Salah satu faktor penyebabnya yaitu&#13;
dalam proses belajar mengajar, peserta didik kurang dituntut untuk berpikir dalam&#13;
menemukan suatu pola jika bangun geometri ditransformasikan. siswa lebih&#13;
sering diberi informasi yang bersifat hafalan dan hitungan. Oleh karena itu,&#13;
melalui ELPSA framework diharapkan  dapat menumbuhkembangkan&#13;
kemampuan spasial siswa. Penelitian ini bertujuan untuk: 1) mengetahui&#13;
kemampuan spasial siswa melalui ELPSA framework yang diajarkan secara&#13;
online, 2) mendeskripsikan profil spasial siswa melalui ELPSA framework.&#13;
Penelitian ini dilaksanakan secara online menggunakan aplikasi Zoom Meeting.&#13;
Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini yaitu mixed methode dengan&#13;
jenis sequential eksplanatory design. Subjek penelitian yaitu peserta didik kelas&#13;
VIII SMP Negeri 10 Banda Aceh yang berjumlah 15 orang, dengan subjek&#13;
wawancara adalah 4 orang yang masing-masing berkemampuan tinggi, sedang&#13;
dan rendah. Instrumen penelitian terdiri atas soal tes kemampuan spasial sebagai&#13;
data kuantitatif dan pedoman wawancara sebagai data kualitatif. Data kuantitatif&#13;
dianalisis menggunakan statistik deskriptif dan data kualitatif dianalisis melalui&#13;
tiga tahapan yaitu reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil&#13;
penelitian menunjukkan bahwa 1) terdapat 62,22% siswa memiliki kemampuan&#13;
spasial yang baik, dan 2) peserta didik berkemampuan tinggi mencapai minimal&#13;
dua indikator spasial yang berarti memiliki kemampuan spasial yang baik.&#13;
Namun, peserta didik berkemampuan sedang kesulitan merepresentasikan bentuk&#13;
bangun geometri. Sedangkan siswa berkemampuan rendah memiliki kemampuan&#13;
spasial yang kurang.&#13;
&#13;
Kata Kunci: Kemampuan Spasial , ELPSA Framework, Zoom Meeting</note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>91817</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2021-07-12 15:46:37</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2021-07-15 10:01:12</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>