PERBANDINGAN HASIL BELAJAR SISWA YANG MENGGUNAKAN METODE PROBLEM SOLVING DAN METODE DISKUSI KELOMPOK PADA MATA PELAJARAN IPS TERPADU KELAS VII SMP NEGERI 5 BANDA ACEH | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    NULL

PERBANDINGAN HASIL BELAJAR SISWA YANG MENGGUNAKAN METODE PROBLEM SOLVING DAN METODE DISKUSI KELOMPOK PADA MATA PELAJARAN IPS TERPADU KELAS VII SMP NEGERI 5 BANDA ACEH


Pengarang

Zul Armia Depi - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

0706101040013

Fakultas & Prodi

Fakultas KIP / Pendidikan Geografi (S1) / PDDIKTI : 87202

Subject
-
Kata Kunci
-
Penerbit

Banda Aceh : Universitas Syiah Kuala., 2021

Bahasa

Indonesia

No Classification

-

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Kata Kunci : Hasil belajar, Metode Problem Solving, Metode Diskusi Kelompok

Kemampuan seorang pendidik dalam proses belajar mengajar mernegang peranan penting dalarn menciptakan belajar yang bennakna dan diharapkan dapat menguasai pendekatan, model dan metode dalam proses belajar mengajar seperti Metode Problem Solving dan Metode Diskusi Kelompok. Yang menjadi rumusan masalah dalam penelitian ini adalah apakah ada perbedaan hasil belajar siswa dengan penerapan Metode Problem Solving dan Metode Diskusi Kelompok pada Mata Pelajaran [PS Terpadu Kelas VII SMP Negeri S Banda Aceh. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui perbedaan hasil belajar siswa dengan penerapan Metode Problem Solving dan Metode Diskusi Kelompok. Populasi di sini adalah siswa kelas VII jadi sampel adalah siswa kelas VII, berjumlah 23 orang dan kelas VII berjumlah 23 orang. Teknik analisis data menggunakan statistik uji-t. Dari hasil pengolahan data penelitian diperoleh nilai rata-rata kelas yang diajarkan dengan menggunakan metode problem solving = 73,30; sedangkan nilai rata-rata kelas yang diajarkan
dengan menggunakan metode diskusi kelompok = 59,82. Dari hasil perhitungan statistik uji t, maka diperoleh tine 5,07 dan taset dengan taraf signifikan a = 0,05 dan dk = 44, diperoleh taa = 1,68. Sehingga diperoleh tong tabe yaitu 5,07 >1,68. Karena ting lei maka H, diterima, artinya siswa yang diajarkan dengan menggunakan metode problem solving rnerniliki hasil belajar lebih baik dari hasil belajar siswa yang diajarkan dengan menggunakan metode diskusi kelompok.




Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK