Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
NULL
KEMAMPUAN REPRESENTASI DAN ABSTRAKSI MATEMATIS SISWA MELALUI PROBLEM BASED LEARNING
Pengarang
FAJAR SRI - Personal Name;
Dosen Pembimbing
Nomor Pokok Mahasiswa
1706203020016
Fakultas & Prodi
Fakultas KIP / Pendidikan Matematika (S2) / PDDIKTI : 84102
Subject
Kata Kunci
Penerbit
Banda Aceh : Universitas Syiah Kuala., 2021
Bahasa
Indonesia
No Classification
-
Literature Searching Service
Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)
Fajar Sri (2021). Kemampuan Representasi dan Abstraksi Matematis Siswa Melalui
Problem Based Learning
Penguasaan kemampuan representasi dan abstraksi matematis dalam
menyelesaikan masalah belum sesuai dengan harapan. Hal ini ditunjukkan saat siswa
mengalami kendala dalam menginterpretasikan suatu masalah ke dalam ilustrasi
gambar, menerjemahkan masalah yang melibatkan ekspresi dan persamaan matematis,
serta menghubungkan antar konsep dalam menyelesaikan masalah matematis. Tujuan
penelitian ini untuk menganalisis perkembangan kemampuan representasi dan
abstraksi matematis siswa melalui PBL. Penelitian ini merupakan mixed method jenis
sequential explanatory. Populasi dan sampel penelitian ini adalah siswa kelas XI-MIA
1 SMA Negeri 1 Meureubo. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan
instrumen soal tes kemampuan representasi dan abstraksi matematis serta lembar
pedoman wawancara. Berdasarkan hasil penelitian diperoleh bahwa indikator satu
pada pertemuan pertama dipenuhi sebanyak 33% dari lima belas orang, pertemuan
kedua dipenuhi sebanyak 46% dari tiga belas orang, pertemuan ketiga tidak terukur
indikator pertama, pertemuan keempat dipenuhi sebanyak 53% dari lima belas orang,
dan pertemuan kelima dipenuhi sebanyak 53% dari lima belas orang. Indikator dua
pada pertemuan pertama dipenuhi sebanyak 20% dari lima belas orang, pertemuan
kedua dipenuhi sebanyak 31% dari tiga belas orang, pertemuan ketiga tidak terukur
indikator dua, indikator keempat dipenuhi sebanyak 53% dari lima belas orang, dan
indikator lima dipenuhi sebanyak 53% dari lima belas orang. Indikator tiga pada
pertemuan pertama dipenuhi sebanyak 13% dari lima belas orang, pertemuan kedua
dipenuhi sebanyak 31% dari tiga belas orang, pertemuan ketiga dipenuhi sebanyak
50% dari sepuluh orang, pertemuan keempat dipenuhi sebanyak 47% dari lima belas
orang, dan pertemuan kelima dipenuhi sebanyak 60% dari lima belas orang. Indikator
empat pada pertemuan pertama dipenuhi 6% dari lima belas orang, pertemuan kedua
dipenuhi sebanyak 15% dari tiga belas orang, pertemuan ketiga dipenuhi sebanyak
30% dari sepuluh orang, pertemuan keempat dipenuhi sebanyak 47% dari lima belas
orang, dan pertemuan kelima dipenuhi sebanyak 60% dari lima belas orang. Dengan
demikian, kemampuan representasi dan abstraksi matematis siswa berkembang secara
bervariasi, karena ada yang mengalami peningkatan dan konstan pada setiap
pertemuannya.
Kata Kunci: Kemampuan representasi dan abstraksi matematis, Poblem Based
Learning (PBL)
Tidak Tersedia Deskripsi
PENINGKATAN KEMAMPUAN REPRESENTASI DAN DISPOSISI MATEMATIS SISWA MTSN MELALUI PENERAPAN MODEL PROBLEM BASED LEARNING (PBL) (Rifki Maqfirah, 2017)
KEMAMPUAN REPRESENTASI MATEMATIS SISWA MELALUI MODEL PROBLEM BASED LEARNING PADA MATERI LINGKARAN DENGAN KONTEKS KEPRAMUKAAN DI SMPN 8 BANDA ACEH (SUAIBATUL ASLAMIAH, 2019)
KEMAMPUAN REPRESENTASI MATEMATIS DAN SELF CONFIDENCE SISWA SMP MELALUI PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN PROBLEM BASED LEARNING (PBL) (Yuni Herdiana, 2018)
KEMAMPUAN REPRESENTASI MATEMATIS SISWA MELALUI MODEL PROBLEM BASED LEARNING DI MTSN 4 BANDA ACEH (NURUL FITRI, 2019)
PERKEMBANGAN UPAYA GURU MENERAPKAN MODEL PROBLEM BASED LEARNING ( PBL ) UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN PENALARAN MATEMATIS SISWA SMP (SITI RAHMAH, 2019)