KOMUNIKASI PERSUASIF KEPALA DESA DALAM MEYAKINKAN MASYARAKAT PADA PROSES PEMBEBASAN LAHAN PEMBANGUNAN GARDU INDUK PLN DI DESA LAMPUJA ACEH BESAR | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    NULL

KOMUNIKASI PERSUASIF KEPALA DESA DALAM MEYAKINKAN MASYARAKAT PADA PROSES PEMBEBASAN LAHAN PEMBANGUNAN GARDU INDUK PLN DI DESA LAMPUJA ACEH BESAR


Pengarang

Muzayyin Akhyar - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

1410102010021

Fakultas & Prodi

Fakultas Ilmu Sosial dan Politik / Ilmu Komunikasi(S1) / PDDIKTI : 70201

Subject
-
Kata Kunci
-
Penerbit

Banda Aceh : Universitas Syiah Kuala., 2021

Bahasa

Indonesia

No Classification

-

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

ABSTRAK

Penelitian ini berjudul “Komunikasi Persuasif Kepala Desa Dalam Meyakinkan Masyarakat Pada Proses Pembebasan Lahan Pembangunan Gardu Pln Di Desa Lampuja Aceh Besar”. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui 1. bagaimana komunikasi persuasif yang di lakukan kepala desa dalam meyakinkan masyarakat pada proses pembebasan lahan pembangunan gardu induk PLN, 2. Untuk mengetahui faktor yang mempengaruhi komunikasi persuasif dalam meyakinkan masyarakat membebsakan lahanya pada proses pembangunan Gardu Induk PLN. Pendekatan penelitian ini menggunakan pendekatan Penelitian kualitatif yang bersifat deskriptif dan cenderung menggunakan analisis dengan pendekatan induktif. Analisis penelitian ini berdasarkan teori pemprosesan informasi, menyebutkah bahwa komunikator harus memiliki strategi yang bagus dalam berkomunikasi agar komunikan dapat merubah sikap nya dan dapat mengikuti apa yang diharapkan oleh komunikator. Hasil temuan proses komunikasi persuasive yang di lakukan oleh kepala desa gampong lampuja dalam meyakinkan masyarakatnya untuk pembebasan lahan dengan cara pendekatan yang baik dengan masyarakat yang di lakukan dengan musyawarah dan menjelaskan dengan baik informasi pada masyarakat dengan pendekatan pendekatam persyuasif yang meliputi 3 tahapan, tahap persiapan pemberitahuna dan musyawarah, penetapan bentuk ganti kerugian, hasil negosiasi dan pemberian ganti kerugian untuk dapat meyakinkan masyarakat pada proses pembebasan lahan tersebut.
Kata Kunci: Komunikasi Persuasif, Mayarakat, Lahan

Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK