METODE NON – DESTRUCTIVE UNTUK MENGUKUR LUAS TAJUK DAN JUMLAH DAUN PADA TANAMAN PAKCOY (BRASSISCA RAPA L) MENGGUNAKAN PENGOLAHAN CITRA DIGITAL | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    NULL

METODE NON – DESTRUCTIVE UNTUK MENGUKUR LUAS TAJUK DAN JUMLAH DAUN PADA TANAMAN PAKCOY (BRASSISCA RAPA L) MENGGUNAKAN PENGOLAHAN CITRA DIGITAL


Pengarang

Silvi Yolanda - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

1605106010017

Fakultas & Prodi

Fakultas Pertanian / Teknik Pertanian (S1) / PDDIKTI : 41201

Subject
-
Kata Kunci
-
Penerbit

Banda Aceh : Universitas Syiah Kuala., 2021

Bahasa

Indonesia

No Classification

-

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Luas tajuk dan jumlah daun merupakan faktor penting dalam banyak studi agronomi dan fisiologi tanaman. Pengukuran biasanya diperoleh dengan cara merusak dan memakan waktu melalui laboratorium. Oleh karena itu, ada kecenderungan penggunaan metode cepat dan non-destructive untuk memperkirakan luas tajuk dan jumlah daun. Tujuan dari penelitian ini untuk merancang dan memonitoring dan jumlah daun menggunakan metode non – destructive pada pertumbuhan tanaman seperti luas tajuk dan jumlah daun pada tanaman pakcoy menggunakan teknologi pengolahan citra digital dengan kamera kinect v2. Metode yang digunakan pada penelitian ini yaitu metode distance transform dan watershed segmentation. Segmentasi distance transform digunakan untuk mengekstraksi dan memisahkan setiap daun dari latar belakangnya. Luas tajuk diestimasi sesuai dengan nilai piksel yang diperoleh. Luas tajuk juga dibandingkan dengan pengukuran manual yaitu dengan software ImageJ. Jumlah daun yang diekstraksi dievaluasi berdasarkan acuan confusion matrix dengan mengunakan presisi, perolehan, dan perhitungan f-measure.
Penelitian ini membuat perancangan sistem hidroponik dengan software SketchUP 2017 dan melakukan perakitan di Laboratorium Perbengkelan Alat dan Mesin Pertanian Fakultas Pertanian Universitas Syiah Kuala. Untuk tanaman pakcoy di tanam di Ismulia Farm Ulee Kareeng. Pengukuran Luas tajuk dan jumlah daun dilakukan pada tanaman pakcoy umur 14 hari setelah tanam, 21 hari dan 28 hari. Pengukuran Luas Tajuk dengan pengolahan citra digital dilakukan dengan pengambilan gambar dengan kamera Kinect v2 yang terintegrasi dengan computer. Selanjutnya dianalisis menggunakan software halcon student edition 20.05 dengan algoritma yang telah dibuat. Selanjutnya untuk perbandingan pengukuran luas tajuk digunakan pengukuran manual dengan menggunakan software imageJ. Hasil Mmebuktikan Bahwa pengukuran akurat dengan hasil perbandingan tidak jauh. Untuk hasil RMSE Luas tajuk sebesar 1,626 dan untuk nilai MAPE luas tajuk sebesar 2,329 % dengan tingkat keakurasian 97, 7% yang artinya hasil penelitian ini akurat.
Untuk analisis jumlah daun dengan confusion matrix hasil nilai recall cenderung konstan karena nilai false negative adalah 1 (hari ke 21 dan hari ke 28 ). Namun, pada umur ke-14 hari nilai recall adalah 0,99 karena beberapa daun kecil tidak terdeteksi dengan benar. F-measure juga menurun seiring waktu. Alasannya adalah teknik yang diusulkan tidak dapat mengekstraksi daun target secara akurat, terutama untuk daerah dengan daun yang tumpang tindih Selain itu, karena penelitian dilakukan di lapangan terbuka, faktor lingkungan seperti pencahayaan dapat mempengaruhi segmentasi citra. Selain itu, pencayahaan dapat menghasilkan sedikit perbedaan dalam kecerahan antara area daun dan area sekitarnya. . Kesimpulannya, metode ini mencapai kinerja yang baik untuk mengukur jumlah daun dan menyediakan metode cepat dan tidak merusak. Metode ini dapat diaplikasikan dan dikembangkan untuk perusahaan skala kecil dan skala besar di bidang pertanian.

Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK