PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN TEAM GAME TOURNAMENT (TGT) UNTUK MENINGKATKAN BASIL BELAJAR KIMIA PADA KONSEP STRUKTUR ATOM (STUDI KASUS DI SMA NEGERI 11 BANDA ACEH TAHUN AJARAN 2012/2013) | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    NULL

PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN TEAM GAME TOURNAMENT (TGT) UNTUK MENINGKATKAN BASIL BELAJAR KIMIA PADA KONSEP STRUKTUR ATOM (STUDI KASUS DI SMA NEGERI 11 BANDA ACEH TAHUN AJARAN 2012/2013)


Pengarang

Rona Samdoni - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

0606103080002

Fakultas & Prodi

Fakultas / / PDDIKTI :

Subject
-
Kata Kunci
-
Penerbit

Banda Aceh : Universitas Syiah Kuala., 2021

Bahasa

Indonesia

No Classification

-

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Kata Kunci: Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Team Game Tournament (TGT), Hasil Belajar, Materi Struktur Atom

Penelitian ini berjudul "Penerapan Model Pembelajaran Team Game Tournament (TGT) Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Kimia Pada Konsep Struktur Atom (Studi Kasus di SMA Negeri 11 Banda Aceb Tahun Ajaran 2012/2013)". Adapun permasalahan dalam penelitian ini adalah bagaimana pengaruh penerapan model pembelajaran tipe TGT terhadap hasil belajar siswa kelas X pada konsep struktur atom di SMA Negeri 1 J Banda Aceh. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penerapan model pembelajaran tipe TGT terhadap hasil belajar siswa kelas X pada konsep struktur atom di SMA Negeri 11 Banda Aceh. Populasi dalam penelitian ini adalah seJuruh siswa kelas X SMA Negeri 11 Banda Aceh yang berjumlah 196 siswa clan dua kelas terpilih sebagai sampel yang terdiri dari 22 orang siswa di setiap kelas, kelas eksperimen (kelas X-1) yang diajarkan dengan menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe TGT dan kelas kontrol (kelas X-2) yang tidak diajarkan dengan menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe TGT. Hal ini dilakukan untuk melihat perbandingan basil belajar siswa pada kelas eksperimen dan kontrol setelah diterapkan model pembelajaran kooperatif tipe TGT. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif eksperimen. Pengumpulan data dilakukan dengan memberikan pre test dan post test. Pre test diberikan pada awal pertemuan untuk mengetahui kemampuan awal siswa sebelum diajarkan dengan menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe TGT, sedangkan post test diberikan pada akhir pertemuan untuk mengetabui kemampuan siswa setelah diajarkan dengan mengguoakan model pembelajaran kooperatif tipe TGT. Untuk menganalisis data digunakan rumus t-hitung• Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada saat pre test kelas eksperimen mencapai nilai rata-rata sebesar 62,96 sedangkan kelas kontrol memperoleh nilai rata-rata sebesar
62,05. Hal ini menunjukkan bahwa siswa di kedua kelas tersebut masih memiliki kemampuan yang rendah dalam menguasai materi struktur atom. Namun, setelah siswa dikelas eksperimen diajarkan dengan menggunakan model pembelajaran tipe TGT, nilai rata-rata kelas meningkat menjadi 74,55. Sementra itu, nilai rata-rata di kelas kontrol sebesar 65,91. Hal ini menunjukkan bahwa siswa di kelas eksperimen memiliki basil belajar yang lebih baik dibandingkan siswa di kelas kontrol. Analisis menunjukkan bahwa nilai t-hitung = 2,37 sedangkan nilai t-tabel= 2,021. Ini membuktikan nilai t-hitung>_ t tabel sehingga dapat disimpulkan bahwa penerapan model pembelajaran kooperatif tipe TGT dapat meningkatkan basil belajar siswa kelas X pada konsep struktur atom di SMA Negeri II Banda Aceh.

Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK