<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="91666">
 <titleInfo>
  <title>ISOLASI DAN KARAKTERISASI BAKTERI SELULOLITIK PADA PERAIRAN NON REHABILITASI MANGROVE SEBAGAI POTENSI PEMANFAATAN PADA AKUAKULTUR</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Sawva Yura</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Universitas Syiah Kuala</publisher>
   <dateIssued>2021</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Null</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>ABSTRAK&#13;
Bakteri selulolitik adalah bakteri yang mampu menghidrolisis selulosa kompleks menjadi partikel-partikel lebih sederhana dan menghasilkan turunan gula. Telah dilakukan penelitian tentang isolasi dan karakterisasi bakteri selulolitik pada perairan non rehabilitasi mangrove Aceh Besar. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengisolasi dan menganalisis karakteristik bakteri selulolitik pada perairan kawasan non rehabilitasi mangrove melalui pengamatan makroskopis, mikroskopis dan uji biokimia sebagai pemanfaatan pada bidang akuakultur. Metode pengambilan sampel air pada penelitian ini dilakukan dengan random stratified sampling. Lokasi pengambilan sampel ada 2 titik, lokasi pertama yaitu kawasan Ruyung Aceh Besar dan lokasi kedua di kawasan Lamreh Aceh Besar. Sampel air  diambil dengan 3 kali pengulangan secara acak pada setiap stasiun. Hasil isolasi bakteri selulolitik yang diperoleh dari perairan mangrove non rehabilitasi adalah 27 isolat. 18 isolat pada Ruyung dan 9 isolat pada Lamreh. Hasil perhitungan keseluruhan total populasi bakteri tertinggi pada isolat BAM-E3 senilai 20,8 x 106 dan  terendah pada isolat BAM-D1 senilai 3,0 x 104 CFU/ml. Hasil karakterisasi makroskopis rata-rata koloni isolat bakteri  berbentuk berbenang-benang, tak beraturan dan menyebar, bundar dengan tepian kerang, bundar, dan konsentris. Hasil pengamatan mikroskopis bakteri dengan pewarnaan Gram menunjukkan 12 isolat Gram positif, 9 isolat Gram negatif bentuk sel basil, dan 6 isolat dengan Gram negatif bentuk sel coccus.  Hasil aktivitas enzim menunjukkan bahwa dari 17 isolat yang diperoleh, hanya 11 isolat yang memiliki kemampuan menghasilkan enzim selulase. Isolat BAM-E2.1 memiliki indeks selulolitik tertinggi yaitu 5,50. Isolat BAM-E1.3 memiliki nilai indeks selulolitik terendah yaitu 0,60 dan berdasarkan hasil pengamatan morfologi (makroskopis dan mikroskopis) dan uji biokimia bakteri selulolitik menunjukkan bahwa isolat bakteri tersebut diduga termasuk dalam genus Actinomyces, Bacillus sp., Neisseria sp., dan Vibrio sp., dan Pasteurella.&#13;
&#13;
&#13;
Kata Kunci : Isolasi, Karakterisasi, Bakteri Selulolitik, Mangrove</note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>91666</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2021-07-08 12:12:12</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2021-07-12 10:20:22</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>