<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="91654">
 <titleInfo>
  <title>OPERASI EKONOMIS PADA PEMBANGKIT LISTRIK THERMAL SISTEM SUMATERA BARAT MENGGUNAKAN METODE GENETIC ALGORITHM (GA)</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>SEPTIAN RISWANDI</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Universitas Syiah Kuala</publisher>
   <dateIssued>2021</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Null</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Sistem tenaga listrik pada dasarnya terdiri dari unit-unit pembangkit yang bertujuan melayani beban misalnya pembangkit listrik termal. Biaya bahan bakar pada pembangkit termal paling besar dari keseluruhan biaya pembangkitan, sehingga untuk menghemat biaya ini perlu adanya pembagian beban untuk pembangkit thermal yang tersedia. Pada penelitian ini digunakan metode Genetic Algorithm (GA) untuk melakukan pengoperasian ekonomis unit pembangkit thermal pada sistem Sumatera Barat dengan asumsi pembangkit thermal PLTU Ombilin dan PLTU Teluk sirih dengan masing-masing dua unit generator. Genetic Algorithm merupakan salah satu metode yang efektif  untuk menyelesaikan masalah operasi ekonomis karena metode ini akan menyelesaikan masalah secara global optimum. Perhitungan Genetic Algorithm diselesaikan dengan bantuan sofware MATLAB karena mudah digunakan dan cepat dalam menyelesaikan masalah operasi ekonomis.  Dari hasil yang diperoleh, total biaya yang dibutuhkan dalam menanggung beban sistem selama 24 jam dengan metode GA sebesar Rp.3.202.331.042,70854 sementara dengan metode riil sebesar Rp.3.307.483.474,16. Metode GA dapat menghemat biaya hingga Rp. 105.152.431,45 dibandingkan metode riil, sementara  selisih biaya antara metode GA dengan Iterasi Lambda sebesar Rp 25.365,40 selama 24 jam.</note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>91654</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2021-07-08 11:23:58</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2021-07-09 11:48:05</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>