PERBEDAAN WARNA GIGI AKIBAT VARIASI CAMPURAN BAHAN MENYIRIH DI KOTA TAKENGON | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    NULL

PERBEDAAN WARNA GIGI AKIBAT VARIASI CAMPURAN BAHAN MENYIRIH DI KOTA TAKENGON


Pengarang

Nanda Febrina - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

1713101010009

Fakultas & Prodi

Fakultas Kedokteran Gigi / Pendidikan Dokter Gigi (S1) / PDDIKTI : 12201

Subject
-
Kata Kunci
-
Penerbit

Banda Aceh : Universitas Syiah Kuala., 2021

Bahasa

Indonesia

No Classification

-

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Masyarakat Indonesia memiliki kebiasaan menyirih dengan cara meramu dan menguyah campuran dari bahan-bahan seperti daun sirih (Piper betle. Linn), pinang (Areca catechu L), gambir (Uncaria gambir Roxb), kapur, dan tembakau (Tobacco). Campuran dari bahan ini diletakkan didalam daun sirih, kemudian dikunyah sehingga campuran tersebut berkontak dengan rongga mulut. Tembakau tidak dikunyah seperti bahan menyirih lainnya, tetapi tembakau hanya diletakkan di dalam rongga mulut. Senyawa yang terkandung dalam bahan-bahan menyirih tersebut seperti fenol, nikotin, flavanoid dan tanin memberikan zat warna pada permukaan gigi sehingga warna tersebut terus-menerus menempel dan masuk ke tubulus dentin selama kebiasaan menyirih masih dilakukan. Adapun tujuan penelitian ini adalah untuk membandingkan perubahan warna gigi yang disebabkan oleh variasi campuran bahan menyirih di Kota Takengon. Pada penelitian ini subjek penelitian mengisi google form sekaligus mengirimkan foto klinis gigi bagian anterior. Selanjutnya peneliti melakukan pengamatan warna gigi menggunakan Shade guide Vitapan Classic. Uji penelitian menggunakan Mann-Whitney. Pada penelitian ini hasil uji dua kelompok memiliki nilai 0,000 (p

Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK