PERBANDINGAN EROSI MODEL MUSLE DENGAN EROSI PEGUKURAN RAINFALL SIMULATOR | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    NULL

PERBANDINGAN EROSI MODEL MUSLE DENGAN EROSI PEGUKURAN RAINFALL SIMULATOR


Pengarang

Nisa Zahratul Jannah - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

1605106010032

Fakultas & Prodi

Fakultas Pertanian / Teknik Pertanian (S1) / PDDIKTI : 41201

Subject
-
Kata Kunci
-
Penerbit

Banda Aceh : Universitas Syiah Kuala., 2021

Bahasa

Indonesia

No Classification

-

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

RINGKASAN
Potensi bahaya erosi pada lahan berlereng seperti lahan perkebunan perlu kiranya dilakukan pengukuran dan perkiraan erosi. Terdapat beberapa metode perkiraan erosi salah satunya adalah model MUSLE (Modified Universal Soil Loss Equation) yang dikembangkan pada skala petak pertanian di Amerika Serikat, sehingga untuk mengetahui sejauhmana MUSLE mampu memperkirakan erosi pada daerah tropis, maka dilakukan akurasi dengan membandingkan erosi pengukuran dengan erosi model MUSLE. Erosi pengukuran pada penelitian ini yaitu menggunakan simulasi hujan buatan berupa alat rainfall simulator. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbandingan nilai erosi model MUSLE dengan erosi pengukuran secara rainfall simulator, serta mengetahui bagaimana akurasi kehandalan modelnya dalam memperkirakan laju erosi pada dua plot dengan tanaman yang berbeda yaitu tanaman kacang tanah dan tanaman bayam.
Penelitian ini dilakukan di Laboratorium Fisika Tanah dan Lingkungan Fakultas Pertanian Universitas Syiah Kuala, Darussalam Banda Aceh. Lama penelitian selama 3 bulan dan dimulai pada bulan September sampai dengan November 2020. Alat dan bahan yang digunakan selama penelitian ini meliputi rainfall simulator Fel3, dua plot pengukuran, wadah penampung erosi, ring sampel tanah, cangkul, lam, gelas ukur, cawan petri, kertas saring, timbangan digital, oven, alat tulis, tanah, benih bayam dan benih kacang tanah. Penelitian ini memperkirakan erosi dengan model MUSLE dimana salah satu parameter perkiraan erosinya adalah limpasan permukaan yang terjadi dengan debit limpasan atau debit puncak yang diperhitungkan secara metode scs-cn dan metode rasional. Parameter lain seperti erodibilitas tanah, panjang lereng dan kemiringan, serta faktor pengelolaan tanaman dan tindakan perlindungan yang diperoleh dari analisis tanah, tingkat kemiringan dan berbagai jenis penggunaan lahan yang diamati di lapangan.
Hasil penelitian menujukkan adanya perbedaan erosi model MUSLE dan erosi pengukuran rainfall simulator pada plot percobaan tanaman kacang tanah berkisar antara 9 x 10-6 ton/ha - 6,62 ton/ha, dan plot percobaan tanaman bayam berkisar 1,92 x 10-5 ton/ha - 6,37 ton/ha. Tingkat akurasi erosi model MUSLE dengan erosi pengukuran rainfall simulator pada plot tanaman kacang tanah memiliki persamaan y = 0,000086x-0,000028 dengan nilai korelasi (r) = 0,82 (sangat kuat), (R2) = 0,67 (kuat) dan RMSE = 1,6. Sedangkan pada plot tanaman bayam memiliki persamaan y = 0,00095x-0,0001 dengan nilai korelasi (r) = 0,86 (sangat kuat), (R2) = 0,74 (kuat) dan RMSE = 1,44. Nilai RMSE >1 dikarenakan variasi nilai yang dihasilkan oleh suatu model MUSLE memiliki nilai yang jauh dari variasi nilai pengukurannya.

Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK